Berita

Pemkab Tanah Datar Awasi Takjil Pasar Pabukoan, Satu Sampel Dicurigai Boraks

1703
×

Pemkab Tanah Datar Awasi Takjil Pasar Pabukoan, Satu Sampel Dicurigai Boraks

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali melaksanakan Operasi Pengawasan pangan pada Selasa (24/2/2026).

Tanah Datar, LENSANUSANTARA.CO.ID – Untuk menjamin keamanan jajanan dan takjil yang dijual di Pasar Pabukoan Batusangkar, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali melaksanakan Operasi Pengawasan pangan pada Selasa (24/2/2026).

Kegiatan rutin tahunan tersebut dipimpin oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sebagai langkah antisipasi meningkatnya peredaran pangan menjelang bulan suci Ramadhan.

Example 300x600

Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar, Aries Sumantri, mengatakan bahwa operasi pengawasan ini penting dilakukan mengingat lonjakan permintaan bahan pokok serta maraknya pasar takjil yang kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Fokus utama operasi gabungan ini adalah memastikan produk yang beredar bebas dari bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, dan Rhodamin B. Kami juga memeriksa masa kedaluwarsa produk kaleng atau kemasan yang sering dijadikan bingkisan Lebaran, serta mencegah penimbunan barang yang dapat merusak kualitas dan stabilitas harga,” ujarnya.

BACA JUGA :
Pemkab Tanah Datar Uji Coba Aplikasi Oase Dukcapil New Edition, Wujudkan Layanan Kependudukan Terintegrasi

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas mengambil 14 sampel makanan untuk diuji. Hasilnya, 13 sampel dinyatakan negatif dari bahan berbahaya, sementara satu sampel dicurigai mengandung boraks.

“Ada 14 sampel, 13 sampel negatif, dan 1 sampel dicurigai mengandung boraks sehingga kami bawa ke kantor BPOM Payakumbuh untuk uji lanjutan di laboratorium,” tambah Aries.

BACA JUGA :
Perbedaan Awal Ramadan, Bupati Ajak Warga Tanah Datar Jaga Persatuan

Selain di Pasar Pabukoan, pengawasan juga dilakukan di sejumlah swalayan serta pedagang eceran di pasar tradisional, termasuk Pasar Serikat Batusangkar.

Ke depan, kegiatan serupa akan diperluas hingga tingkat kecamatan dengan melibatkan petugas pengawas dari puskesmas dan unsur pemerintahan di 14 kecamatan se-Kabupaten Tanah Datar.

“Dengan sinergi yang solid, diharapkan risiko keracunan pangan maupun peredaran obat ilegal dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga kekhusyukan ibadah masyarakat tidak terganggu oleh masalah kesehatan akibat konsumsi pangan yang tidak layak,” jelasnya.

Aries menyebutkan, operasi pengawasan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan dan melibatkan sejumlah OPD, di antaranya DPMPTSP-Naker, Dinas Pangan dan Perikanan, Dinas KUKMP, Satpol PP, Kepolisian, Kejaksaan, serta BPOM Payakumbuh.

BACA JUGA :
Bupati Eka Putra Tinjau Pengungsi dan Akses Jalan Sumpur–Guguak Malalo, Kirim Tim Trauma Healing

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Tanah Datar agar pengawasan pangan menjelang Ramadhan dilaksanakan secara maksimal demi melindungi masyarakat.

“Sesuai arahan Bupati, kita harus meniatkan kegiatan pengawasan ini sebagai ibadah. Jaga kesehatan masyarakat supaya dapat merayakan hari kemenangan dengan tubuh yang sehat dan hati yang bersih,” pungkasnya.

Dengan mengusung slogan “Pangan Aman, Keluarga Nyaman, Lebaran Berkesan”, Pemkab Tanah Datar berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan aman dari risiko pangan berbahaya.(Suherman)