Tapanuli Tengah, LENSANUSANTARA.CO.ID — Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menerima kunjungan Tenaga Ahli BNPB, Fajar Setiawan, bersama rombongan pada Senin, 6 April 2026.
Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Tapanuli Tengah dan membahas percepatan penanggulangan serta pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mempercepat penanganan dampak bencana.
Ia menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tengah fokus mempercepat pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak.
Selain itu, pendataan penerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH) juga terus dipercepat agar tepat sasaran.
Langkah tersebut diambil guna memastikan proses pemulihan kehidupan para penyintas bencana dapat berjalan secara cepat dan efektif.
“Kami berkomitmen untuk mempercepat penanggulangan bencana, termasuk pembangunan Huntap dan pendataan bantuan bagi masyarakat terdampak,” ujar Masinton Pasaribu.
Ia juga mengungkapkan apresiasi atas dukungan yang diberikan BNPB sejak awal terjadinya bencana hingga masa pemulihan.
Menurutnya, kehadiran BNPB sangat membantu pemerintah daerah, baik pada masa tanggap darurat maupun masa transisi pemulihan.
Sementara itu, Tenaga Ahli BNPB, Fajar Setiawan, menekankan pentingnya percepatan penyelesaian data penerima bantuan.
Ia berharap data untuk Jadup dan DTH dapat segera dirampungkan agar proses penyaluran bantuan tidak mengalami hambatan.
Selain itu, pihaknya tetap optimistis terhadap progres pembangunan Huntap serta penyaluran dana stimulan perbaikan rumah warga.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana,” kata Fajar Setiawan.
Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan yang dikucurkan pemerintah harus berbasis data yang akurat dengan sistem by name by address.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah Binsar TH Sitanggang, para Asisten Setdakab, pimpinan OPD Tapteng, serta rombongan dari BNPB.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(M. Laoly)














