Pendidikan

Wisuda ke-142 Hari Kedua Penuh Haru, Rektor Kenang Pengorbanan Orang Tua: Pulang Bukan Hanya Bawa Gelar Tapi Bakti

1011
×

Wisuda ke-142 Hari Kedua Penuh Haru, Rektor Kenang Pengorbanan Orang Tua: Pulang Bukan Hanya Bawa Gelar Tapi Bakti

Sebarkan artikel ini
Suasana pelaksanaan hari kedua Wisuda ke-142 Universitas Negeri Padang yang digelar pada Senin (6/4/2026). (Foto: nofri_lensanusantara.co.id)

Padang, LENSANUSANTARA.CO.ID — Suasana haru menyelimuti pelaksanaan hari kedua Wisuda ke-142 Universitas Negeri Padang yang digelar pada Senin (6/4/2026). Pada hari kedua ini, sebanyak 843 wisudawan dari sejumlah fakultas resmi dikukuhkan, melengkapi total 1.681 lulusan pada prosesi wisuda yang berlangsung selama dua hari.

Example 300x600

Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D dalam pidatonya menyampaikan pesan yang menyentuh dan mendalam, yang membuat suasana auditorium menjadi penuh haru. Ia menegaskan bahwa angka ribuan lulusan bukan sekadar data administratif, melainkan representasi dari perjalanan panjang penuh perjuangan.

“Di balik angka ini, ada 1.681 perjalanan, ada 1.681 ikhtiar, ada 1.681 cerita tentang jatuh dan bangun,” ujar Rektor. Ia menggambarkan bahwa setiap wisudawan telah melalui proses yang tidak mudah, mulai dari keraguan, kelelahan, hingga pengorbanan yang dipikul dengan doa.

BACA JUGA :
Serius Majukan Olahraga dan Pendidikan, Wabup Solok Sambangi UNP

Rektor juga menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan gerbang awal menuju tanggung jawab yang lebih besar. Ia mengingatkan bahwa ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk bekerja, tetapi untuk membentuk karakter yang lebih jujur, arif, dan bermanfaat bagi sesama.

Namun, bagian paling menyentuh dari pidato tersebut adalah ketika Rektor secara khusus menyampaikan penghormatan kepada orang tua wisudawan. Ia menggambarkan perjuangan ayah dan ibu yang kerap tersembunyi di balik kesuksesan anak-anak mereka.

BACA JUGA :
UNP Tidak Akan Mentolerir Perilaku Menyimpang

“Sesungguhnya yang ikut berdiri di panggung hari ini bukan hanya anak-anak bapak dan ibu, tetapi juga sabar, pengorbanan, dan cinta yang tidak pernah putus,” ungkapnya dengan suara yang sarat emosi.

Ia melukiskan sosok ayah yang diam menahan haru, menyimpan lelah dan beban demi pendidikan anak, serta sosok ibu yang tak henti memanjatkan doa di setiap sepertiga malam. Rektor menegaskan bahwa tidak ada satu pun pengorbanan orang tua yang sia-sia, dan hari wisuda menjadi bukti nyata dari jawaban atas doa-doa tersebut.

BACA JUGA :
Bawaslu Ngampus di UNP, Ajak Mahasiswa Berperan Aktif Awasi Pilkada

Dalam pesannya kepada para wisudawan, Rektor mengingatkan agar tidak melupakan orang tua setelah meraih gelar akademik. Ia mengajak lulusan untuk pulang tidak hanya membawa gelar, tetapi juga membawa bakti dan tekad untuk membahagiakan keluarga. “Pulanglah bukan hanya membawa gelar, pulanglah membawa bakti,” tegasnya.

Prosesi wisuda hari kedua ini diikuti oleh wisudawan dari Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Keolahragaan, serta Fakultas Psikologi dan Kesehatan. Rangkaian acara berlangsung khidmat, mulai dari pembacaan kalam ilahi, penyerahan ijazah, hingga pengukuhan alumni baru.

error: Content is protected !!