Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Jember Muhammad Fawait berkomitmen terus memperbaiki pelayanan bagi petani dan nelayan, khususnya terkait pembelian BBM subsidi yang belakangan sempat menimbulkan sejumlah kendala di lapangan, Minggu (7/6/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pro Gus’e Update yang digelar di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember, Sabtu (6/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Gus Fawait mengakui adanya sejumlah persoalan yang terjadi dalam mekanisme pembelian BBM subsidi untuk kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) maupun operasional nelayan.
”Pemerintah Kabupaten Jember akan segera melakukan evaluasi dan perbaikan standar operasional prosedur (SOP), agar pelayanan menjadi lebih mudah dan tidak menghambat aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
Menurut dia, perbaikan SOP terkait pembelian BBM subsidi untuk alsintan dan para petani kita. Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Jember akan terus melakukan perbaikan-perbaikan untuk mempermudah petani dan juga nelayan.
“Apabila masih ditemukan hambatan di tingkat pelaksanaan, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” menurutnya.
Beberapa waktu lalu memang ada kejadian yang berkaitan dengan BBM subsidi. Jika ada kendala yang membuat proses tersendat, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kabupaten Jember. Yang salah bukan pemerintah pusat, tetapi Pemerintah Kabupaten Jember, karena kuota BBM ada dan kuota pupuk juga tersedia.
“Sebagai kepala daerah dirinya siap bertanggung jawab penuh terhadap berbagai persoalan yang muncul di lapangan, dan akan memastikan langkah perbaikan segera dilakukan,” tegasnya.














