Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Sakera Bondowoso menggelar pertemuan rutin yang dihadiri seluruh jajaran pengurus dan anggota di Cafe The Terass, Bondowoso, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Sakera Situbondo sebagai bentuk penguatan silaturahmi dan sinergi antarwilayah.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban sekaligus menjadi forum evaluasi dan penyusunan langkah strategis organisasi ke depan. Sejumlah agenda dibahas, mulai dari penguatan solidaritas anggota, pengembangan media sosial, hingga modernisasi sistem administrasi organisasi melalui digitalisasi.
Ketua Sakera Bondowoso, Samsul Arifin, menegaskan bahwa pertemuan rutin merupakan bagian penting dalam menjaga kekompakan organisasi sekaligus mempererat hubungan antarsesama anggota.
“Silaturahmi adalah kekuatan utama organisasi. Melalui pertemuan rutin ini, kami ingin terus memperkuat rasa persaudaraan, menjaga kekompakan, serta membangun komunikasi yang baik antaranggota. Dengan kebersamaan yang terjaga, kami optimistis Sakera Bondowoso akan semakin solid dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Samsul.
Sementara itu, Wakil Ketua Sakera Bondowoso, Wiryo Santoso, memaparkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus pengembangan organisasi dalam waktu mendatang. Menurutnya, organisasi harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi sebagai sarana meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota dan masyarakat.
Salah satu program utama yang disampaikan adalah penguatan media sosial organisasi. Menurut Wiryo, media sosial bukan sekadar menjadi ruang publikasi kegiatan, tetapi juga sarana membangun komunikasi yang lebih efektif dengan masyarakat, menyampaikan informasi secara cepat, serta memperkenalkan berbagai kegiatan positif yang dilakukan Sakera Bondowoso.
Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat komunikasi internal dengan membuka ruang diskusi yang lebih luas bagi setiap sektor kepengurusan. Dalam setiap agenda rutin, seluruh koordinator sektor akan diberikan kesempatan menyampaikan laporan kegiatan, kendala di lapangan, serta berbagai usulan yang dapat menjadi dasar penyusunan program kerja organisasi.
“Setiap sektor memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu kami ingin seluruh pengurus dan anggota aktif memberikan masukan. Semua saran akan menjadi bahan evaluasi agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi,” kata Wiryo.
Program berikutnya adalah digitalisasi administrasi keanggotaan melalui penerapan ID Card berbasis digital. Sistem tersebut dirancang untuk mempermudah pendataan anggota, memperkuat identitas organisasi, serta menciptakan tata kelola administrasi yang lebih tertib, efektif, dan akurat.
Wiryo menjelaskan bahwa digitalisasi tidak hanya sebatas perubahan bentuk kartu anggota, tetapi menjadi langkah awal menuju sistem manajemen organisasi yang lebih modern, sehingga proses pendataan, pembaruan data anggota, hingga verifikasi keanggotaan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.
“Kami ingin Sakera Bondowoso terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai persaudaraan. Penguatan media sosial, keterbukaan menerima masukan dari seluruh sektor, serta digitalisasi administrasi melalui ID Card merupakan langkah nyata untuk membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” ungkap Wiryo.
Pertemuan juga menjadi wadah mempererat hubungan antarpengurus dan anggota, termasuk dengan kehadiran perwakilan Sakera Situbondo yang diharapkan semakin memperkuat sinergi antarwilayah dalam mendukung program-program organisasi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh suasana kekeluargaan. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama sebagai wujud harapan agar Sakera Bondowoso senantiasa diberikan kekompakan, kemajuan organisasi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.














