Pemerintahan

Menjelang Lebaran, Wabup Trenggalek Pastikan Stok Beras Aman

124
×

Menjelang Lebaran, Wabup Trenggalek Pastikan Stok Beras Aman

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Trenggalek
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad saat Meninjau ketersediaan stok beras di gudang Bulog Kabupaten Trenggalek jelang lebaran. Senin, 10/4/2023. (Yanto/LensaNusantara)

Trenggalek, LENSANUSANATARA.CO.ID – Meninjau ketersediaan stok beras di gudang Bulog Kabupaten Trenggalek jelang lebaran, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara pastikan stok beras aman.

Example 300x600

Ditemani sejumlah jajaran di lingkup Pemkab Trenggalek, mas wabup sapaan akrab pendamping Mochamad Nur Arifin di Pemerintahan Kabupaten Trenggalek itu mencoba memastikan keberadaan stok beras di daerahnya menjelang Idul Fitri 1444 H. Selain itu mantantan Wakil Bupati Trenggalek ini juga memastikan keberadaan dan kualitas beras yang akan disalurkan untuk Bantuan Sosial Pangan (BSP) yang mulai, Senin (10/4) disalurkan di sejumlah tempat.

BACA JUGA :
Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek Salurkan Bantuan untuk Korban Tanah Gerak dan Longsor

“Hari ini kita mengecek persediaan beras yang ada di Bulog karena sebentar lagi kita akan menghadapi lebaran Idul Fitri 1444 H,” ucap Wabup Syah kepada awak media di Gudang Bulog, Senin (10/4).

Kita mencoba, lanjutnya menambahkan “melihat salah satunya beras yang akan dibagikan untuk Bantuan Sosial Pangan (BSP). Hari ini sudah disalurkan di Kecamatan Kota, Watulimo dan juga Panggul,” terang wakil kepala daerah muda ini.

BACA JUGA :
Istri Bupati Trenggalek Salah Satu Penerima Apresiasi Bunda PAUD dari Kementerian Pendidikan

Ditargetkan oleh PT POS Indonesia Persero, penyaluran BSP bisa selesai sebelum tanggal 19 April mendatang. Hal ini lebih dikarenakan perangkat yang dimiliki PT. POS sudah memadai, semoga sesuai harapan. Hari ini ada sebanyak 600 ton beras yang masuk dan kekurangannya tidak banyak dan stok akan aman hingga lebaran, termasuk dengan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA :
Ketua TP PKK Trenggalek Senang, Dapur Cinta yang Diinisiasinya Diterjemahkan dengan Baik di Desa Tegaren

Untuk harga beras sendiri, Wabup Syah menyebut sesuai dengan jenisnya. “Untuk beras medium di sini harga eceran tertinggi HET seharga Rp. 8.900/ kg, sedangkan untuk premium seharga Rp. 13 ribuan per kg,” terangnya

Operasi pasar yang dilakukan diyakini oleh wakil bupati ituefektif mengendalikan harga beras di Trenggalek. Pemerintah Kabupaten Trenggalek sendiri telah menggelontorkan sebanyak 19,5 ton beras untuk 5 kali operasi pasar selama Ramadan. (Yanto)