Peristiwa

Akibat Hujan Disertai Angin Puting Beliung, Enam Rumah di Desa Karangjati Banjarnegara Rusak Parah

108
×

Akibat Hujan Disertai Angin Puting Beliung, Enam Rumah di Desa Karangjati Banjarnegara Rusak Parah

Sebarkan artikel ini
Banjarnegara
Salah satu rumah warga Desa Karangjati, atapnya roboh dan menimpa sebuah sepeda dan almari, Minggu (24/4/2023), Foto : Gunawan/Lensa Nusantara

Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Banjarnegara pada lebaran yang kedua ini. Akibatnya, atap beberapa rumah mengalami kerusakan ringan dan parah, Minggu (23/4/2023).

Example 300x600

Hal itu terjadi di Desa Karangjati, Kecamatan Susukan, guyuran hujan yang tejadi pada sekitar pukul 14.00 wib itu, mengakibatkan sebuah rumah mengalami rusak parah, hingga porak poranda. Dilokasi kejadian, nampak rumah dari bata putih tersebut, atapnya yang terbuat dari asbes dan genteng rusak parah, hingga menimpa beberapa peralatan yang berada didalam rumah.

BACA JUGA :
Gubernur Ganjar Hadiri Silaturahmi Akbar, Ketua FKPD Dipayudha Banjarnegara : Bisa Menjadi Motivasi Meningkatkan Kinerja

” Akibat hujan yang disertai angin kencang, di Desa Karangjati ada enam rumah warga yang rusak cukup parah, yaitu milik saudara Taufiq, Imam Sukarso, Sumini, berada di RT05/03, sedangkan tiga lainnya di RT5/02, yaitu Warisan, Dirman, Warsono, itu yang parah, atapnya sampai roboh”, ungkap Kepala Desa Anton Prionggo

BACA JUGA :
Koramil 0824/24 Ambulu Turun Tangan Perbaiki Rumah Warga Diterjang Angin Puting Beliung

Anton menambahkan, setelah mendapatkan laporan terkait hal itu, dirinya bersama masyarakat setelah meninjau keadaan, langsung mengajak masyarakat melakukan gotong royong untuk memperbaiki rumah korban dan akan berkoordinasi dengan dengan Badan Penanggulangan Daerah Bencana (BPDB) Kabupaten Banjarnegara.

” Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan para korban saat ini sementara tinggal dirumah saudara dan kerabatnya, dari Pemdes Karangjati saat ini lagi mencatat kerugian dan akan melaporkan ke BPDB Banjarnegara, semoga ada bantuan untuk warga kami yang menjadi korban,, semuanya rusak di atap, pada roboh, genteng dan asbes pada sudah tidak bisa dipakai lagi” tambah Anton.

BACA JUGA :
Modal Sedikit, Budidaya Magot Ternyata Hasilnya Sangat Menggiurkan

Akibat kejadian tersebut,kerugian yang dialami ke enam korban ditaksir mencapai Rp 15 juta rupiah. ( Gunawan ).