Lensa Nusantara
Berita Daerah Internasional Nasional Tapal Kuda

Kiprah Kapolres Jember Saat amankan Unras Di depan Pendopo

Lensanusantara.net Jember Pendekatan humanis Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum saat memimpin pengamanan membuat suasana unjuk rasa massa Gerakan Reformasi Jember (GRJ) yang digelar di Depan Pendopo Wibawa Graha Jember, lebih mencair. Jumat Siang (24/01/2020).

Sekitar 150 Orang Massa GRJ melakukan orasi menuntut mundur Saudari Faida dari Jabatannya sebagai Bupati Jember. Mereka mendesak Pemerintah Pusat dan Provinsi agar menelisik khusus terhadap kebijakan strategis Bupati dan melakukan audit investigatif terhadap penggunaan APBD Jember.

Dalam pengamanan ini, Polres Jember menerjunkan sekitar 400 Personil lengkap dengan kendaraan water canon, security barier dan ambulance. Kapolres Jember tampak membaur di tengah massa sembari bercengkerama, hingga sesekali Ia turun langsung menenangkan emosi peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai.

Sikap tegas yang dilakukan dalam menegakkan aturan dengan tetap mengedepankan sikap humanis menuai apresiasi. Termasuk dari massa peserta aksi yang salut dengan tindakan tegasnya dengan menertibkan poster bernada hasutan sehari sebelum digelarnya unjuk rasa ini.

Mereka memuji langkah berlian Kapolres yang sebetulnya memang dibutuhkan dalam performan kelembagaan polisi sebagai benteng keamanan dan ketertiban masyarakat.” Kami berterima kasih atas pengawalan polisi dalam unjuk rasa ini . Apalagi bapak Kapolres turun langsung membaur bersama Kami ,” ucap Kustiono, Kordinator Aksi Massa GRJ.

Didampingi Kasat Intelkam AKP. Dartok Darmawan, Kapolres Jember juga meminta anggotanya agar membagikan air minum untuk para peserta aksi. Bahkan, dia tak sungkan merogoh kantong pribadinya membelikan minuman dan makanan dari pedagang keliling yang sedang berjualan.

Usai pengamanan, Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal menegaskan pengamanan aksi unjuk rasa berlangsung aman dan terkendali, tidak ada kericuhan dan petugas pengamanan di lapangan sudah melaksanakan tugas sesuai SOP. Saat peserta aksi berusaha masuk pintu gerbang Pendopo, Aparat hanya bertahan untuk menghalangi mereka agar tidak masuk Pendopo.

” Sampai berakhir aksi ini, massa membubarkan diri dengan tertib dan selama jalannya aksi Kami dapat membaur bersama dalam semangat damai tanpa kekerasan dan aksi anarkis, Jegeh Apike Jember”, Pungkasnya. (Husairi).

Related posts

XL GAMES akan Rilis ArcheAge di Asia Tenggara

Lensa Nusantara

HM Syahrial Lantik Dewan Hakim MTQN Ke-53 Kota Tanjungbalai

Lensa Nusantara

Naswardi Dinilai Tak Mampu Maksimalkan Kinerja BWS Sulawesi II Gorontalo

Lensa Nusantara