Dua Oknum Anggota Polres OKU Selatan Tertangkap Jual Senjata Dinas Hasil Curian di Babel

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Muaradua oku selatan – Dua Oknum Anggota Polres OKU Selatan ditangkap terkait jual beli senpi jenis HS. Senpi dinas tersebut ternyata hasil curian yang dijual juga oleh oknum anggota Polri di Polda Bangka Belitung.

“Benar, kita telah amankan 2 anggota atas kasus penjualan senpi (jual beli senjata api HS),” terang Kapolres OKU Selatan, AKBP Deni Agung saat dikonfirmasi, Rabu (29/4).

Dikatakan Deni, kedua anggotanya adalah satu leting dengan anggota yang menjual senjata jenis HS di Bangka Belitung. Sebab, senjata api itu di dapat tanpa dokumen/surat yang sah.

BACA JUGA :  Dandim 0822 Bondowoso Tekankan Prokes Covid-19 dan Bagi-bagi Masker

“Mereka ini baru berdinas selama 1 tahun. Pangkat masih Bripda belum boleh punya senjata dan mereka beli sendiri senjata itu dari letingnya asal Babel,” ungkap Deni

BACA JUGA :  Kapolres Bondowoso, "Sidak" Penggunaan Masker di Tempat Wisata

Keduanya, kata Deni, sama-sama berasal dari Ogan Komering Ulu Timur. Diantaranya mereka ada yang dinas di Babel dan sering pulang ke OKU Timur.

“Alasannya untuk jaga diri karena sering pulang malam. Tidak pernah dibawa ke kantor karena mereka tahu itu salah dan mereka mengakui itu,”kata nya.

BACA JUGA :  Cerdas Memilih, Menghasilkan Pemimpin yang Berkualitas

Diketahui, kasus mulai terungkap setelah dua oknum anggota Direktorat Samapta Polda Bangka Belitung mencuri 7 pucuk senjata dinas. Perbuatan terungkap saat polisi menyelidiki kasus peredaran senjata api (senpi) di Sumatera Selatan.

“Kasus sudah dilimpahkan ke Bid Propam Polda Sumsel. Sudah ditangani, termasuk barang buktinya juga sudah dibawa,” tutup Deni. (Alhafiz)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan