Melalui Video Conference, Bupati OKU Rapat Koordinasi Terkait Pelaksanaan Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

OKU – Rapat Koordinasi Bupati OKU Bersama Direktur Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi Dalam Rangka Pelaksanaan Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga di Kab OKU Melalui Video Conference Bertempat di Kantor Kementerian ESDM di Jakarta dan Rumah Dinas Bupati OKU, Senin (11/05/2020).

Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis didampingi OPD terkait, dan pihak pertagas-surveyor indonesia-kso pratiwi dhamma, menyampaikan pelaksanaan pembangunan jargas di Kab OKU, berjalan sesuai yang diharapkan bersama antara Pemda OKU dengan Kementerian ESDM.

Pada kesempatan ini, Bupati mengatakan masyarakat sangat antusias dalam pembangunan jargas ini yang hampir berjumlah 36.000 KK, untuk itu kiranya Kementerian ESDM dapat merespon keinginan dari masyarakat tersebut sebagai pelayanan pemerintah kepada masyarakat, salah satunya adalah memudahkan dalam pemenuhan kebutuhan rumah tangga.

BACA JUGA :  Tangkal Isu SARA dan Hoax Jelang Pilkada 2020 Ini Himbauan Kepala Bakesbangpol Situbondo

Pemerintah berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga. Dengan dana Rp.3,2 trilyun, pada tahun 2020 ini akan dibangun 293.533 SR di 54 Kab/Kota seluruh Indonesia.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM RI Alimuddin Baso, ST, MBA minta agar pembangunan jargas dilaksanakan tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat biaya dengan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku dalam masa pandemi Covid-19.

Alimuddin mengatakan dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan jargas sangat penting, beberapa kendala non teknis dalam pembangunan jargas diharapkan peran aktif pemerintah daerah untuk dapat menjamin pelaksanaannya.

BACA JUGA :  Bupati Situbondo Meminta Kepada KPU Dan Bawaslu Dalam Rangka Pilkada Harus Patuhi Inpres No 6 2020

Untuk tahun 2020 pembangunan jargas akan dilaksanakan di 49 Kab/Kota sebanyak 266.070 SR.
Sejak tahun 2009 hingga 2019 telah membangun jargas distribusi gas bumi untuk rumah tangga sebanyak 400.269 SR tersebar di 17 Provinsi, termasuk didalamnya Provinsi Sumsel 81.392 SR.

Lebih lanjut dikatakan dalam pencapaian 10 tahun program jargas, pemerintah menetapkan regulasi sebagai payung pemanfaatan aset yang berkaitan dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) maupun Kab/Kota, yaitu Peraturan Presiden Nomor 6 tahun 2019, tentang penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan transmisi dan distribusi gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil.

BACA JUGA :  Kodim 0822 Bondowoso Ikuti Upacara Virtual Peringatan HUT TNI ke-75 Tahun 2020

Menurut Alimuddin Baso, ST, MBA dalam waktu dekat, Kementerian ESDM akan melihat langsung pekerjaan pembangunan jargas di Kab OKU sampai sejauh mana tahapan pelaksanaan yang dilakukan serta untuk melihat kendala apa saja yang menjadi hambatan pelaksanaan pembangunan jargas tersebut.

Pada tahun 2020 tahap pertama pembangunan jargas ini dilaksanakan di desa Lunggaian Kecamatan Lubuk Batang sampai Kelurahan Sukajadi Kecamatan Baturaja Timur.

Turut mendampingi Bupati pada acara ini, Asisten II, Bappelitbangda, PUPR, Perkim, DLH, Camat Lubuk Batang, dan Camat Baturaja Timur. (Alhafiz)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan