“Miris”Seorang Kakek Di Desa Jambeanom Jambesari Penderita Tuna Wicara Belum Pernah Tersentuh Bantuan

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Lensanusantara.net Bondowoso Sungguh miris Seorang Kakek Dengan Keadaan Tuna Wicara dan rumah yang sungguh tidak layak Huni sangat memprihatinkan Pak Toben Desa Jambianom Rt 22 Rw 05 Dusun Karang jengguk kecamatan jambesari Bondowoso.Nampaknya Keluh kesah Warga miskin Masih belum berujung juga dirasakan B Mastuki 65 tahun Selaku ipar Dari P Toben Membutuhkan bantuan dari Pemerintah setempat dengan keadaan yang kurang mampu paruh kesehariannya hanya Buruh tani Yang dikerjakan oleh B Mastuki Demi menyambung Semua keluarganya yang tak pasti dalam seharinya belum tentu mendapat penghasilan tetap.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Buleleng Dukung Penerapan Peraturan Bupati Mengenai Wajib Masker

“Saya belum dapat bantuan apapun pak Saya ingin keluhan saya ini di dengar oleh pemerintah apalagi Saya Menghidupi Beberapa orang anggota keluarga”Tuturnya

Setelah Dikonfirmasi melalui Pesan Whatsapnya Kasun Dusun Karang Jengguk Desa Jambeanom Kec Jambesari Bondowoso Membenarkan tentang Toben serta B Mastuki

BACA JUGA :  Plt. Kepala Kelurahan Krooy Membuka dan Menjadi Pemateri Pada Kegiatan Pelatihan Kader Posyandu Lansia Dilingkungan Distrik Kaimana

“Ya Benar mas Memang pak Toben dan B Mastuki Belum pernah mendapat Bantuan mas cuma berupa KIS (Kartu indonesia Sehat).Ini masih Saya ajukan Dana Masalah Covid 19 berupa BST mas.” Kiprahnya

BACA JUGA :  Bupati Bogor Minta Perumdam Tirta Kahuripan, Perluas Jangkauan ke Seluruh Wilayah

Kesengsaraan Rakyat jelata patut kita perhatikan karena dalam Kesehariannya Mereka membutuhkan uluran tangan dari Pemdes Setempat.apalagi keadaan Tuben yang Menderita Tuna wicara sehingga rasa iba yang timbul dari warga sangatlah tersentuh hati sehingga kadang kala P.tuben mendapat bantuan dari tetangga Sekitar.

  • Reporter : Dhofir/Holil
  • Editing : Adit
  • Publisher : Mistari/Ma’ruf

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan