Lensa Nusantara
Featured Madura

SMK Darul Ulum Banyu Anyar Lounching Aplikasi ATM Bank Mini Syariah

Pamekasan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Lounching ATM (anjungan tunai mandiri) bank mini syariah SMK (sekolah menengah kejuruan) Darul Ulum Banyu Anyar (DUBA) Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Jumat (15/01/2021)

Ajang LKS (lomba kreatifitas siswa) diletakkan di halaman asrama santri putra Pondok Pesantren Darul Ulum Banyu Anyar tersebut di meriahkan dengan penampilan dari KSB (Kreasi Santri Banyuanyar) namun tetap mengikuti Prokes.

Acara tersebut juga menampilkan pertunjukan 2 buah robotika karya siswa SMK DUBA, sanitari otomatis yang dapat digunakan di tempat umum untuk memudahkan mencuci tangan tanpa menyentuh apapun, hanya dengan melambaikan tangan secara otomatis akan mengalir sehingga sangat cocok di era pandemi ini, dan lampu asisten yang dapat dinyalakan dan dimatikan melalui Google Asisten.

Ditemui usai acara, Abd. Basith Kepala SMK DUBA mengatakan bahwa, Bank Mini Syariah (BMS) SMK Duba sudah hampir 2 tahun berdiri sebagai wadah praktikum bagi jurusan perbankan dan merupakan satu-satunya sekolah swasta di Pamekasan yang mempunyai ATM bank mini syariah dan terdigitalisasi.

“Alhamdulillah bank mini syariah ini bisa berjalan sesuai harapan dan siswa bisa mengaplikasikan menjadi Teller, Acounting, Manager layaknya sebuah perbankan, sehingga terbit laporan keuangan tiap bulannya”, Ujarnya kamis malam (14/01/2021)

Selanjutnya, setelah proses panjang pada tahun kedua masih secara manual dengan menggunakan aplikasi microsoft word dan microsoft exel.

“Akhirnya kami perbaharui menjadi aplikasi yang digital, yang langsung kita berikan berupa kartu ATM yang bisa menjaga autentikasi keanggotaan nasabah dari bank mini syariah”, Papar Basith.

Masih kata Basith, untuk pengenalannya sementara akan di modifikasi dengan model box seperti layaknya ATM.

“Sehingga nanti siswa atau nasabah ketika akan melakukan tarik tunai tinggal menekan angka kemudian keluar struk penarikan dan bisa mengeluarkan uang yang akan di ambil”, jelasnya

Menurutnya, aplikasi BMS ini akan diselaraskan dengan keinginan masyarakat.

“ini sudah mengarah kepada aplikasi smartphone yang di miliki orang tua siswa untuk mengakses informasi anaknya di sekolah, misal saldo yang dimiliki oleh santri bisa terpantau oleh orang tua nya, sehingga dapat lebih mudah dan efisien”, tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Ponpes Banyuanyar Drs. Khalil Asy’ari menyampaikan bahwa, SMK yang berada dibawah naungan pesantren dengan adanya lounching BMS sangat mendukung penuh dan menyerahkan pengelolaan sepenuhnya kepada sekolah bagaimana mempunyai kreatifitas baik guru maupun dari para siswa.

“Ini sangat di harapkan nanti, yang dilakukan oleh SMK ini bisa juga di manfaatkan dan aplikasi-aplikasi yang bisa juga diterapkan di Pondok Pesantren”, Harapnya.

Pihaknya berharap nantinya ada tindak lanjut yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, dan juga dukungan dari berbagai pihak agar terus bisa dikembangkan ke arah yang lebih baik.(Rofiuddin).

Related posts

Kepala UPTD Puskesmas Onolalu, Melaksanakan Kegiatan Pos Binaan Terpadu

Lensa Nusantara

Pelaku JH Pembunuhan diburu Polres Lahat Serahkan Diri Pada Dini Hari

Lensa Nusantara

Pemdes Wonosari Kecamatan Grujugan Salurkan BLT-DD Tahap III, Sesuai Protokol Kesehatan New Normal

Lensa Nusantara