BeritaFeatured

Rapat I Anggota MRP di Waropen, 4 Tokoh Masyarakat Tolak Peredaran Minuman Keras

×

Rapat I Anggota MRP di Waropen, 4 Tokoh Masyarakat Tolak Peredaran Minuman Keras

Sebarkan artikel ini

Waropen, LENSANUSANTARA.CO.ID – Salah satu Tokoh Adat ” Darius Satia , membacakan rekomendasi dihadapan Anggota MRP Lenora Wonatoirei, S.Pd, Waropen –Tokoh Agama, Adat, Pemuda dan Tokoh Perempuan di Kabupaten Waropen menolak Peredaran Miras, hal tersebut disampaikan dalam rekomendasi dari hasil rapat I Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) tentang pengetatan pengawasan terhadap peredaran miras dan penjualan minuman beralkohol serta obat-obat lainnya yang diselenggarakan di aulah Dinas Perikanan di Kampung Batu Zaman (30/03/21).

Example 300x600

Dalam rekomendasi yang dibacakan oleh Darius Satia selaku Tokoh Adat mengatakan, bahwa Dewan Adat Kabupaten Waropen menanggapi keputusan MRP nomor 4 tahun 2021 tentang pengetatan pengawasan terhadap peredaran dan penjualan minuman beralkohol serta obat-obatan.

“Kami Dewan Adat Waropen menolak dengan tegas kata pengetatan, namun harus diganti dengan kata pelarangan sehingga tidak memberi ruang atau kesempatan kepada produser pengelola atau pengedar minuman berarkohol dan lain-lain”

BACA JUGA :  Bupati Bantaeng Ucapkan Duka untuk Sulbar, Pemkab Siapkan Bantuan

Berharap agar keputusan tersebut tidak hanya keputusan di atas kertas, tetapi harus ada realisasi dilapangan baik ditingkat provinsi maupun di Kabupaten/kota diseluruh tanah Papua.

Sementara itu Anggota MRP Lenora Wonatoirei, S.Pd mengatakan bahwa dari kajian hasil empat kelompok, Agama, Adat, Pemuda dan kelompok Perempuan, tindak lanjut rekomendasi yang telah diserahkan kepada anggota MRP akan menterjemahkan dan merumuskan yang selanjutnya hasil-hasil tersebut direkomendasikan oleh staf ahli MRP.

“Hasil Aspirasi dari lapangan kami diskusikan, selanjutnya diserahkan kepada staf ahli untuk didorong menjadi rekomendasi kepada Pemerintah daerah dalam hal ini Gubernur”. Terangnya

Sebelumnya Kegiatan ini dihadiri Kapolres Waropen AKBP Suhadak yang juga selaku narasumber, dibuka oleh Wakil Bupati Waropen Lamek Maniagasi,SE.

BACA JUGA :  Tatanan Perbup Hadapi New Normal Wakil Ketua Komisi II DPRD Situbondo Angkat Bicara

Dalam Sambutan Wabub Lamek Maniagasi menyampaikan bahwa miras sangat mengganggu tatanan hidup masyarakat Kabupaten Waropen.

“semua terlibat dalam mengkonsumsi miras, mulai dari PNS, Pengusaha dan masyarakat itu sendiri, ini kondisi yang saya harus sampaikan menyangkut persoalan miras”. Ujarnya Wabub Lamek Maniagasi

Wabub Lamek Maniagasi menyampaikan apresiasi kepada MRP yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, sehingga diharapkan kegiatan ini mendapatkan hasil yang baik, tentang pengetatan maupun pelarangan miras di Kabupaten Waropen.

Lanjut dikatakan, bahwa hasil dari pertemuan itu akan ditindaklanjuti oleh semua stakeholder di Kabupaten Waropen tentang miras.

Selain peredaran miras, Wabub Lamek Maniagasi juga mengangkat masalah narkoba yang semakin marak di Kabupaten Waropen, ia berharap jajaran Polres Waropen semakin memperketat pengamanan agar ancaman narkoba terhadap generasi bisa terlindungi.

BACA JUGA :  Polres Padang Lawas Berhasil Ungkab Pelaku Curanmor di Sosa

“Saya sedih, sebelum jadi Wakil Bupati Saya sudah sedih dan sekarang sudah jadi Wakil Bupati saya tambah sedih lagi jika saya tidak bisa menghimpun semua pihak terkait memberantas persoalan narkoba di Kabupaten ini”

“saya mohon pak Kapolres dan jajarannya yang bekerja, untuk melindungi generasi kita dari ancaman narkoba, diperketat dengan segala peralatan, fasilitas sehingga apa yang diharapkan bersama untuk kepentingan generasi kedepan dapat terwujud” tutup Wabup. (igo sanadi).

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.

Tinggalkan Balasan