Lensa Nusantara
Berita Daerah

Warga Salam Rejo Keluhkan Proyek Pemasangan Paving yang Diduga Asal Pasang

Banyuwangi, LENSANUSANTARA.CO.ID – Proyek pavingisasi di dusun salamrejo RT 1 RW 06 Desa Sumbergondo,Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi di duga oleh warga setempat asal pasang, pasalnya kondisi paving yang telah terpasang tersebut tampak acak acakan. Senin(19/7/2021)

Dari pantauan di lapangan memang benar apa yang di keluhkan oleh sebagian warga bahwasannya pengerjaan proyek pavingisasi dengan nilai kontrak Rp 90.660.000 .00 dari anggaran APBD TA 2021 tersebut asal asalan, kondisi paving yang seharusnya datar justru miring bahkan pada bagiannya sangat berongga. Bukan hanya itu saja banyaknya material paving yang patah di kwatirkan oleh warga setempat diduga tidak sesuai dengan kwalitas yang seharusnya terpasang.

HD warga setempat saat di konfirmasi mengatakan, kok ada pemasangan paving justru miring miring kayak gini, bahkan materialnya pun banyak yang patah dan hancur bahkan ada pasangan paving yang telah patah namun tetap di pasang tanpa melihat hasilnya seperti apa,” ujarnya

” Sebenarnya apabila pengerjaannya melibatkan warga setempat mungkin hasilnya akan lebih maksimal dan yang lebih aneh lagi dari proyek ini , pengerjaannya ternyata di borongkan alhasil terlihat ampuradul pemasangannya,”ungkap HD

Selain itu lanjut HD” dalam masa pelaksanaanya para pekerjaanya sama sekali tidak mengunakan masker, seperti halnya yang telah tertera dalam papan informasi yang baru saja terpasang
sementara Toha selaku pemborong saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan, saya hanya di suruh pasang paving tersebut. Untuk paving yang pecah nanti di ganti,”Kata Toha

Lanjut Toha melalui telvon WhatsApp” saya hanya pemborong dan lebih jelasnya silakan hubungi pemilik CV Karisma mas.” Imbuhnya

Dari keterangan Toha tersebut pemilik CV karisma bahkan tidak membalas pesan konfirmasi yang telah di kirimkan oleh wartawan bahkan nomer kontak yang awalnya sedang online kini tidak dapat dihubungi/terblokir.(Dfr/her)