Lensa Nusantara
Berita Bondowoso

Cegah Pungli, Dinas Sosial Bondowoso Launching Gerakan PEKASESAMA

Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin saat memberikan sambutan dalam acara launching PEKASESAMA yang di gagas Dinsos Bondowoso, Senin, 13/9/2021 (Foto: Ubay/Lensa Nusantara)

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID 
Pemkab Bondowoso melalui Dinas Sosial launching gerakan ‘PEKASESAMA’ pegang kartu sendiri supaya aman untuk keluarga penerima manfaat PKH dan BPNT. Program tersebut untuk mencegah penyalahgunaan kartu KPM PKH dan BPNT, launching itu berlangsung di pendopo Bupati, Senin (13/9/2021).

Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin meng-apresiasi langkah Dinas Sosial karena kegiatan tersebut untuk mengurangi hal-hal yang tidak di inginkan ditengah masyarakat.

“Apa yang sudah terjadi seperti pemotongan bansos, ada tindakan dan langkah nyata dari Dinsos, seperti program PEKASESAMA ini, saya apresiasi dan semua harus mendukung,” kata Bupati Salwa dalam sambutannya.

Selain itu, kata Bupati, langkah Dinsos dalam meng-antisipasi terjadinya kebocoran Bansos ditengah masyarakat, telah dilakukannya MoU dengan Kejari dan Polres Bondowoso. Hal itu dalam rangka memberikan adukasi pengertian dan pengawasan terhadap penyaluran Bansos di Bondowoso.

BACA JUGA :  Kanwil BPN Bersama Polda Jatim Gelar Koordinasi Kegiatan Pencegahan dan Penyelesaian Kejahatan Pertanahan

“Tujuannya, untuk menekan penyalahgunaan kesalahan penyaluran Bansos,” ujar Bupati.

Harapannya, agar tujuan pemerintah mensejahterakan masyarakat lewat Bantuan sosial betul-betul tercapai tanpa adanya pemotongan.

“Oleh karena itu, hal-hal yang mengganggu program tersebut terus di antisipasi seperti Hari ini launching PEKASESAMA,” terangnya.

Bupati Salwa Arifin menghimbau kepada masyarakat Bondowoso, khususnya masyarakat penerima manfaat Bansos PKH dan BPNT untuk tidak menyerahkan kartu KKSnya kepada pendamping PKH ataupun ketua kelompok.

BACA JUGA :  Forkopimda Batang Tinjau Pelaksanaan Penyaluran BST di Desa Donorejo

“Ketika sudah pencairan, jangan menitipkan pencairan bansos kepada orang lain, itu tidak benar,” pinta Bupati.

Sementara itu, PJ Kepala Dinas Sosial, Anisatul Hamidah mengungkapkan, Dasar kegiatan PEKASESAMA itu tertuang dalam Permensos nomor 1 Tahun 2018 tentang program keluarga harapan, permensos nomor 5 Tahun 2021 tentang pelaksanaan program sembako.

Anis menjelaskan, adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut, agar seluruh KPM PKH dan BPNT serta masyarakat Bondowoso memahami bahwa kartu keluarga sejahtera (KKS) adalah milik KPM PKH dan BPNT yang harus dipegang sendiri.

“Agar dapat dipergunakan dan dimanfaatkan secara baik, kemudian juga kegiatan ini diharapkan meminimalisir adanya penyalahgunaan KKS PKH dan BPNT,” jelas Anis sapaan PJ Kadinsos itu.

BACA JUGA :  Patuhi Prokes, Idrus Kakam Banjar Masin Bagikan Dua Bulan Langsung BLT DD ke 53 Penerima

Kendati diluncurkannya PEKASESAMA, Anis menegaskan bahwa sesunguhnya tidak ada gerakan ini pun, seharusnya KPM itu memegang kartunya sendiri.

Namun, kata dia, tujuan Launching tersebut untuk lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa kartu KKS itu adalah haknya KPM.

“Jadi jangan dititipkan, jangan dikuasakan kepada orang lain untuk meminimalisir adanya penyalah gunaan, kami sangat berharap kepada masyarakat untuk bisa sama-sama mensupport, kalaupun nanti ada kendala sampaikan langsung ke Dinsos,” pungkasnya.

Acara Launching PEKASEMA itu di ikuti Forkopimda, jajaran Dinsos, Camat se Bondowoso, seluruh SDMPKH, Pendamping BST, perwakilan korwil PKH 1 Jatim secara virtual. (*/ubay)