Daerah

Tanggapan Kades Karangsari Terkait Pemberitaan di Salah Satu Stasiun TV Swasta

47
×

Tanggapan Kades Karangsari Terkait Pemberitaan di Salah Satu Stasiun TV Swasta

Sebarkan artikel ini

Banyuwangi, LENSANUSANTARA.CO.ID – viralnya pemberitaan tentang adanya dugaan peyelewengan atas penjualan kayu kelapa dan mahoni serta dugaan korupsi terkait peyertaan modal pertades yang di lakukan oleh kades Karangsari Budiono di salah satu stasiun tv swasta oleh warga pelapor atas nama Sugiarto mendapat tanggapan tegas dari sang Kades. Kamis, (24/2/2022)

Example 300x600

Dilansir dari pemberitaan tv swasta tersebut, kades Budiono justru heran, karna dirinya sama sekali belum di konfirmasi oleh pihak stasiun tv swasta prihal warga yang melaporkan dirinya kepada kejaksaan, hingga beredar luas di masyarakat melalui satsiun Tv swasta.

“Saya heran mas ” kenapa saya justru tidak di konfirmasi oleh pihak tv tersebut, padahal dalam keterangan live nya, nama saya di sebutkan dengan jelas oleh pelapor, terlebih yang di laporkan prihal hal penyelewengan dan korupsi loo, bukan kasus main main lho ini,” ujarnya

Bahkan kades merasa dirinya mendapat pengadilan sepihak tanpa harus mendengarkan terlebih dahulu penjelasannya selaku pihak yang di sebutkan nama oleh pelapor.

“Setahu saya di kala ada pemberitan dan meyebutkan nama orang lain, maka sudah seharus pihak tersebut di mintai pernyataan sebagai bentuk perimbangan berita, sehingga tidak muncul asumsi pemberitaan yang sepihak, dan saya benar benar merasa di rugikan oleh pemberitaan dan stikmen dari Nara sumber yang ada di dalam nya,” Ungkap Budiono saat di konfirmasi wartawan.

kalaupun memang atas dugaan tersebut saya di laporkan ke kejaksaan, maka demi ketaatan hukum pasti saya hadapi dengan bukti- bukti yang ada.

“Semua bukti dokumentasi ada di pemdes, maka nanti di kala pihak kejaksaan membutuhkan itu akan saya serahkan dan itu merupakan hak saya selaku kepala desa, terlepas dari itu semua, saya sangat menyayangkan atas adanya pemberitaan oleh stasiun tv swasta JTV yang memiliki nama baik, sudah menayangkan pemberitan tanpa ada konfirmasi dari saya selaku kepala desa yang ada dalam stikmen narasumber, sementara kami memiliki hak yang sama,” tegas kades Karangsari Budiono.

Maka, lanjut kades, hari ini saya akan bertemu dengan wartawan JTV tersebut guna memberikan hak jawab atas stikmen narasumber.” pungkasnya. (tim)