free stats
Daerah  

Diduga Panitia Raup Keuntungan Dibalik Open Turnamen Voli Ilegal

Banyuwangi, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dari viralnya kabar tentang Open Turnamen Voli Cup yang terlaksana di Dusun Truko Gumuk Desa Karangsari Kecamatan Sempu, Kini patut diduga dijadikan ajang kesempatan bagi panitia penyelenggara dalam meraup keuntungan pribadi melalui penarikan Parkir Kendaraan hingga Karcis masuk setiap kepala. Senin (7/03/2022).

Seperti pada saat awak media di lokasi, dalam situasi ramainya para pengunjung yang berdatangan secara silih berganti dari berbagai wilayah di Open turnamen yang menurut salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa.

BACA JUGA :  Kapolda Banten Silaturahmi dengan Mitra Obvitnas dan Objek tertentu serta Proyek Strategis Nasional

“Ajang turnamen tersebut belum mendapatkan rekomendasi atau persetujuan dari kepala desa dan pihak kecamatan, namun dalam dibukanya turnamen itu para panitia telah melakukan penarikan karcis masuk senilai Rp.2000 dan Parkir 2000, saya rasa dengan adanya semua itu dijadikan kesempatan besar oleh panitia untuk meraup keuntungan.” Ucapnya.

BACA JUGA :  60 Wartawan dan Dinas PUTR Lumajang Buka Puasa Bersama

Sementara pada Sabtu 5 maret 2021 kemarin, terkait rekom dan Penarikan karcis Budiyono kepala desa Karangsari membenarkan kepada awak media. “Iya benar mas, kita belum bisa tanda tangan atau mengeluarkan rekom turnamen itu.” Jelasnya

BACA JUGA :  Ketua Bhayangkari Ranting Grujugan Kunjungi Desa Kabuaran

Namun adanya dugaan penarikan parkir dan pungutan tiket masuk, Sontak kades kaget dan mengatakan. “Loh!… Manakala panitia sudah membuka turnamen dan memungut karcis kepada para pengunjung maka itu sudah salah, atau menyalahi aturan mas.” paparnya. (Dofir)