Daerah

Musibah Bencana Alam Banyuwangi Selatan, Ini Kata Ketum DPC PKB

×

Musibah Bencana Alam Banyuwangi Selatan, Ini Kata Ketum DPC PKB

Sebarkan artikel ini

Banyuwangi, LENSANUSATARA.CO.ID
Ketua Dewan Perwakilan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Banyuwangi KH. Abdul Malik Syafa’at atau yang akrab disapa Gus Malik angkat bicara melihat musibah banjir yang melanda sejumlah desa di wilayah Banyuwangi selatan.

Example 300x600

Diantaranya banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Glenmore dan desa Kandangan yang berada diwilayah Kecamatan Pesanggaran. Senin, (21/3/2022).

Menurut Gus Malik, musibah banjir yang terjadi selain akibat curah hujan tinggi bisa juga disebabkan adanya peralihan tanaman dari tanaman keras menjadi tanaman semusim yang dilakukan oleh beberapa perusahaan perkebunan di wilayah tersebut.

Seperti yang melanda desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran dimana banjir bandang yang terjadi sampai dua kali dalam waktu berdekatan menyebabkan ratusan rumah penduduk terendam air dan juga mengakibatkan putusnya jembatan penghubung dua dusun, yaitu Sumberdadi dan Sumberjambe masuk wilayah afdelling Sumber Gandeng PTPN XII.

“Musibah banjir ini terjadi bisa dikarenakan adanya peralihan tanaman, dari tanaman keras ke tanaman semusim yaitu tebu yang tanpa memperhatikan dan menganalisa dampak lingkungan. Akibatnya, saat turun hujan air tidak terkendali dan tidak bisa terserap oleh tanah,” Ucap Gus Malik.

Untuk itu, lebih lanjut Gus Malik mengatakan jika pihaknya akan segera memanggil Direktur IGG dan Manajer PTPN XII guna mencarikan solusi agar tatkala hujan deras, tidak terjadi banjir bandang lagi yang ujung-ujungnya merugikan masyarakat dan merusak beberapa fasilitas khusus infrastruktur seperti jembatan yang putus di Desa Kandangan.

“Kami selaku Ketua umum DPC PKB Kabupaten Banyuwangi akan segera memerintahkan anggota fraksi kami untuk menindaklanjuti atas musibah yang menimpa masyarakat Banyuwangi selatan. Bukan hanya melulu memberikan bantuan pada mereka yang terdampak saja, tetapi benar-benar kita juga bisa mencarikan solusi agar kedepannya nanti tak terjadi banjir lagi.” Tegasnya.

Terakhir, Pengasuh Pondok Pesantren Darusallam Pucak ini meminta kepada Bupati Banyuwangi dan beberapa dinas terkait untuk segera turun membantu warga masyarakat yang tertimpa bencana serta bertemu dengan pihak perkebunan, guna melakukan diskusi dan menata mana lahan yang boleh ditanami tebu dan mana yang tidak.

“Semoga Bu Ipuk selaku orang nomor satu di Banyuwangi segera merespon cepat musibah yang dialami oleh masyarakat. Karena potret dari The Real Banyuwangi khususnya wilayah selatan sangat membutuhkan perhatian dan inovasi-inovasi baru dari bupati di berbagai aspek”. Pungkas Gus Malik. (Tim)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.