Pemerintahan

Dampak BBM Inflasi di Taliabu Maluku Utara Mencapai 2,51 Persen

92
×

Dampak BBM Inflasi di Taliabu Maluku Utara Mencapai 2,51 Persen

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Taliabu
Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Taliabu, Haruna Masuku saat dikonformasi awak media di Ruang Kerjanya. Selasa, 27/9/2022. (Foto: Sunardi/Lensa Nusantara)

Taliabu, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dampak dari bahan bakar minyak(BBM) telah menekan Angka inflasi di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut) kini menjadi 2,51 persen.

Example 300x600

Padahal belum lama ini, BPS Sula menyebut inflasi di wilayah Malut rata-rata sama dengan kota Ternate yakni 0,33 persen.

Dinas Perindagkop dan UKM Taliabu membeberkan data tersebut berdasarkan hasil survei di lapangan bulan ini.

BACA JUGA :
36 KPM Desa Langganu di Taliabu Menerima BLT DD Tahap ke III

Kadis Perindagkop dan UKM Taliabu, Haruna Masuku menyampaikan, BBM naik mempengaruhi harga kebutuhan pokok.

“Semuanya naik akibat dampak dari harga BBM naik,” ucap Haruna, Selasa (27/9/2022).

Dia menjelaskan, sejumlah indikator lonjak harga bahan pokok di sejumlah tempat termasuk pasar di Taliabu.

BACA JUGA :
AJIB Gelar Rapat Koordinasi Persiapakan HPN Tahun 2022

Misalnya kata dia, komoditas pangan yang diimpor dari luar daerah ke Taliabu mulai naik.

Disamping itu juga, faktor tingginya biaya transportasi dari pelabuhan ke lokasi penjualan.

“Karena (Angkut kapal) dari Luwuk ke Bobong (Taliabu), ditambah biaya trasnportasi,” imbuhnya.

Haruna bilang, tidak semua harga barang ikut naik, seperti komoditi pangan harganya masih terpantau stabil.

BACA JUGA :
Dua Hari di Brusel Belgia, Rombongan Bupati Taliabu Bergeser ke Prancis

“Seperti bawai, rica dan tomat (Barito) di pasar,” katanya.

Selanjutnya, pihak Dinas Perindagkop dan UKM Taliabu bakal mengambil langkah preventif atas problem ini.

“Kedepannya kita lihat, kalau dampaknya memang ada di transportasi kita akan bijaki, namun setidaknya saat ini kami telah melakukan upaya-upaya yang dimaksud,” pungkasnya. (Sunardi)

error: Content is protected !!