Berita

Resmikan Kampung Inklusi Edi Peni, Wabup Trenggalek Bangga Ada Rehabilitas Sosial Berbasis Komunitas

67
×

Resmikan Kampung Inklusi Edi Peni, Wabup Trenggalek Bangga Ada Rehabilitas Sosial Berbasis Komunitas

Sebarkan artikel ini
Foto : Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhamad Natanegara meresmikan Kampung Inklusi Edi Peni, bangga ada rehabilitasi sosial berbasis komunitas

Trenggalek, LENSANUSANTARA.CO.ID – Meresmikan Kampung Inklusi Edi Peni, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara bangga ada rehabilitasi sosial berbasis komunitas. Dengan adanya kampung inklusi ini, diharapkan masyarakat bisa melakukan rehabilitasi sosial secara swadaya. Rabu (23/11/2022)

Menurutnya, disabilitas dan kelompok rentan merupakan bagian masyarakat yang perlu perhatian lebih. Untuk mengentaskan ini memang perlu ada langkah kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi itu nampak dengan adanya kampung inklusi ini. Diharapkan nantinya akan ada kampung-kampung inklusi lain yang tumbuh tidak hanya Kampung Edi Peni di Kecamatan Munjungan saja.

Example 300x600

“Saya bersyukur, berbangga dan mengapresiasi adanya kelompok-kelompok yang seperti ini. Target pemerintah pusat, provinsi dan trenggalek sendiri zero kemiskinan ekstrem bisa segera tercapai,” ucap Syah Natanegara saat meresmikan kampung ini.

BACA JUGA :
Selaraskan Prioritas Pembangunan Daerah, Pemkab Trenggalek Menggelar Musrenbang Tahun 2023

Sama sama kita ketahui bersama, sambungnya. “Kelompok-kelompok seperti disabilitas, kelompok-kelompok rentan menurut data, menjadi bagian warga yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Dan juga banyak saudara kita yang juga berada di wilayah kemiskinan, yang menjadi tugas kita untuk membantu dan bersinergi agar saudara saudara kita ini bisa keluar dari kemiskinan,” imbuhnya.

BACA JUGA :
Anggota DPR RI Dapil VII Jatim Kunjungi Ananda Rifqi Balita 1,5 Tahun Penderita Hidrosefalus di Trenggalek

Sedangkan salah satu cita-cita kita, saat ini adalah menjadi kabupaten yang ramah disabilitas, anak dan perempuan yang biasa kita sebut sebagai kabupaten inklusif.

“Adanya Sekolah Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan (Sepeda Keren) menjadi salah satu bukti upaya mewujudkan kabupaten inklusif ini. Sepeda Keren menjadi wadah bagi mereka perempuan, anak dan kelompok rentan bisa menyuarakan uneg-unegnya,” terangnya

BACA JUGA :
Bupati Trenggalek Bekali Jajarannya di Tataran Top Leader Agar Bisa Menjalin Komunikasi Yang Baik

Dalam peresmian tersebut, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melakukan upaya peningkatan penyandang disabilitas dan anggota kampung inklusi. Diantaranya dengan memberikan bekal ilmu berwirausaha. Mulai dari membuat, mengemas hingga menjualnya. Diharapkan dengan dengan pelatihan yang dilakukan, penyandang disabilitas ini mampu hidup secara mandiri,” tutupnya. (Nov)