Gandeng Ojol untuk Menjadi Kurir Adminduk Bupati Trenggalek Ingin Memberikan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Trenggalek, lensanusantara.net – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin gandeng Start Up lokal ojek online Bloojek untul menjadi kurir Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil).

Dengan diantar kurir, diharapkan tidak ada antrian pemohon sehingga dapat menghindari penyebaran Covid 19. Selain itu dengan diantar ke kanyor desa maka masyarakat tidak perlu bolak balik menanyakan permohonanya selesai diproses atau belum.

Dengan begitu ada kepastian untuk masyarakat sehingga mereka tidak perlu bolak-balik ke Kantor Dispenduk Capil ini. Blojek tinggal mengantarkan ke desa dan desa mendistribusikan ke rumah rumah.

BACA JUGA :  Anggap Sebagai Ibadah, Polisi di Gresik Ini Donor Plasma Konvalesen Hingga Sembilan Kali

“Jadi kita menghadapai new normal ini, cita-citanya sesuai arahan Pak Dirjen kita tidak boleh memberikan pelayanan yang mengumpulkan banyak masa,” ungkap Bupati Trenggalek kepada awak media, Senin (8/6/2020).

“Salah satunya kita memberikan pelayanan untuk maslah emergency dan petugas dilengkapi dengan APD. Kemudian untuk adminduk yang sudah terproses, tinggal kirim atau tidak perlu pemohon mengambil, kita berikan kemudahan didistrubikan melalui ojek online ke desa-desa,” lanjut bapak 3 anak ini.

Dengan begitu nanti tinggal mendistribusikan ke rumah-rumah. Ini salah satu langkah yang dilakukan oleh Kabupaten Trenggalek untuk mempercepat pelayanan Adminduk dan membantu pelayanan masyarakat agar lebih mudah, serta penerapan protokol kesehatan ini bisa berjalan efektif.

BACA JUGA :  Bupati Trenggalek Resmikan Asrama Santri Ponpes Modern Hasan Munahir

Bila bisa kita kerjasamakan dengan Start up, seperti Boojek ini kenapa tidak. Kenapa harus pemohon datang atau katakanlah petugas regristrasi desa yang datang, padahal bisa kita antar.

Lebih lanjut terang Bupati Arifin, Bloojek ini untuk layanan antar, sedangkan kalau di desa sudah lengkap dokumen pemohon kita bisa melakukan layanan keliling dan untuk layanan geomatriknya bisa dilakukan di desa.

Dengan begini akan lebih mudah dan tidak harus mengantarkan dokumen dengan mendatangi kantor Dukcapil. Apalagi biasanya tidak semua bisa cetak satu hari jadi, karena ada keterbatasan blangko atupun ada yang harus menunggu, apalagi adminduk ini bentuknya tidak hanya KTP.

BACA JUGA :  Dinilai Berkomitmen Tinggi Meningkatkan Peran, Kasatpol PP Trenggalek Raih Penghargaan "Karya Bhakti Satpol PP" dari Kemendagri

Sehingga untuk beberapa adminduk yang membutuhkan waktu, daripada mereka mengecheck setiap saat lebih baik kita antarkan. Dengan begitu akan lebih terukur dan lebih pasti, tandas pemimpin muda ini.

Sedangkan untuk biaya kurir ini bersumber dari APBD dan DAK, kemudian disesuaikan dengan tarif ojolnya. Menurut Pria yang akrab disapa Gus Ipin ini, hal ini lebih hemat dan lebih efektif daripada pemerintah merekrut tenaga pengantar. (Yanto/ping)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan