Pendidikan

Puluhan Guru SMA/SMK di Jember Ikut Diklat Public Speaking dan Jurnalistik

144
×

Puluhan Guru SMA/SMK di Jember Ikut Diklat Public Speaking dan Jurnalistik

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Jember
Diklat Public Speaking dan Jurnalistik PWI Jember, Selasa (7/2/2023). (Foto: Ist/LensaNusantara).

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember gelar diklat Public Speaking dan Jurnalistik bagi puluhan Guru SMK dan SMA se-Kabupaten Jember di Aula Kantor Bakorwil V Jember, Selasa (7/2/2023).

Sementara itu Waka Humas SMK Negeri 6 Tanggul Jember, Eri Hidayanti menyampaikan, Waka Humas kesiswaan salah satu kami menerima tamu dari luar tidak terkecuali ada dari wartawan.

Example 300x600

“Sehingga saya menjadi Waka Humas selama ini, wartawan lebih mengespor hal sei negatif kalau berprestasi tidak di unggah kalau bersifat negatif mereka langsung datang. Kami juga harus hati-hati untuk memberikan keterangan informasi keluar,” ucapnya.

BACA JUGA :
Gus Fawait Lepas Atlet Jember di Ajang Porprov 2025 di Jatim

Lebih lanjut Eri menyampaikan, terimakasih kepada Dispendik sudah memfasilitasi kegiatan speaking jurnalistik, kami bangga sekali untuk mengurangi ketakutan dalam menerima tamu terlebih wartawan.

BACA JUGA :
Sesuai dengan Nomor Urut, DPC PBB Jember Daftarkan 50 Bacaleg ke KPU

Oleh sebab itu, Waka Humas Eri menjelaskan, bahwa. “Wartawan luar biasa sangat familiar respensi dengan kami semua,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Muftiha juga menjelaskan, media sosial sekarang ini resahnya kami mereka asal mengambil gambar begitu saja, namun dengan membuat pernyataan melebih – lebihkan tidak sesuai dengan kenyataan.

BACA JUGA :
Visitasi dan Rekredensialing Instalasi Dialisis RSD Balung oleh BPJS Kesehatan Jember

“Mendapatkan tips bagaimana menghadapi mereka, langkah apa yang kami harus lakukan,” katanya.

Terimakasih kepada PWI Jember, sudah mendapatkan ilmu cara menulis yang baik dengan mengambil judul yang menarik supaya bisa minat pembacanya.

“PWI terjun langsung ke lapangan supaya kami lebih fokus langsung, agar mendampingi ke sekolah untuk melakukan pembinaan,” tuturnya. (Dri)