Berita

Mafia Pupuk Subsidi Jarah Hak Rakyat, Ketua DPRD Bondowoso Minta Ketegasan KP3

162
×

Mafia Pupuk Subsidi Jarah Hak Rakyat, Ketua DPRD Bondowoso Minta Ketegasan KP3

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Bondowoso
Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir (Dok. Lensa Nusantara)

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Tertangkapnya Upaya penyelundupan Pupuk subsidi dari Bondowoso menuju luar kota mendapat tanggapan dari ketua DPRD setempat.

Terjadinya pennyelundupan pupuk tersebut menurut Ketua DPRD Ahmad Dafir, bukan hanya sekedar penyelundupan biasa namun juga telah merampas hak petani.

Example 300x600

” Saya berharap KP3 bisa tegas, cabut ijin distributor dan kios nakal,” tegasnya.

BACA JUGA :
Bupati dan Pemkab Bondowoso Ajak Aisyiyah Tanam Kesadaran Masyarakat Pentingnya Kesetaraan Gender

Akibatnya, kata polistisi PKB yang akrab disapa pak Ketua ini menilai penyelundupan tersebut bukan hasil pembelian eceran.

” Kalau dijual keluar kota, ini sudah masuk kategori mafia pupuk yang harus ditelusuri dan ditindak tegas, baik kios maupun distributor di wilayah tersebut, “

BACA JUGA :
Kapolres Bondowoso Gotong Royong dan Beri Bantuan Korban Puting Beliung di Andungsari

Selanjutnya, Ia menegaskan bahwa jatah pupuk subsidi hanya untuk luas lahan 2 hektar yakni sebanyak empat kwintal pupuk bersubsidi.

” Apabila ada orang membawa pupuk 4 kwintal lebih, harus dipertanyakan, apalagi sampai dibawa keluar kabupaten, itu bisa dipastikan mafia yang telah merampas hak petani”. Jelasnya.

BACA JUGA :
Pohon Kering "Menghantui" Pengguna Jalan Kawah Ijen Bondowoso

Semestinya, kata Dafir, pupuk bersubsidi itu hanya bisa beredar diwilayah kerja distributor dan kios tersebut.

” Jangankan keluar Kabupaten, keluar dari wilayah desanya saja sudah tidak boleh,makanya untuk menyikapi hal ini perlu ketegasan KPPP,” pungkasnya.(Red)