Peristiwa

Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Tepi Sungai Serayu, Gegerkan Warga Panggisari Banjarnegara

164
×

Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Tepi Sungai Serayu, Gegerkan Warga Panggisari Banjarnegara

Sebarkan artikel ini
Babinsa Koramil Mandiraja
Mayat berjenis laki-laki yang ditemukan warga Panggisari, dalam keadaan sudah membusuk mengapung di tepi sungai Serayu, Minggu (18/6/2023), (Foto : Gunawan/Lensa Nusantara).

Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Warga Panggisari Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, digegerkan penemuan sesosok mayat berjenis laki-laki, yang mengambang di tepi sungai serayu dengan keadaan sudah membusuk sekitar pukul 06.30 pagi WIB, di wilayah Rt 03/04, Minggu (18/6/2023).

Adanya temuan mayat bercelana merah itu, bermula saat warga bernama Hedi Suparno hendak berangkat untuk mencari kayu yang biasanya hanyut di sungai serayu yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumahnya. Tiba-tiba dirinya dikagetkan adanya mayat dalam keadaan membusuk dan kaku dengan berpakaian lengkap.

Example 300x600

“Saya biasanya kan ke sungai serayu mencari kayu yang hanyut, tahu-tahu sampai tepi sungai kaget, ada mayat terapung dengan keadaan membusuk, lalu saya berlari ngabari warga,” ungkap Hedi.

BACA JUGA :
Perkenalkan Program SMS ke Pelajar, Satpol PP dan Damkar Banjarnegara Datangi SMK Cokroaminoto 2

Usai mendengar laporan warga, Babinsa Koramil Mandiraja Pelda Hermawan langsung menuju lokasi bersama Polsek, Puskesmas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

BACA JUGA :
Anggaran PUAP di Kecamatan Susukan Banjarnegara Tahun 2015, Diduga Penuh Aroma Penyelewengan

“Sekitar pukul 06.45 WIB, kami dikabari warga kalau ada semua mayat, lalu kami langsung menuju ke lokasi kejadian, untuk identitas sementara belum diketahui, tapi kami menghimbau siapapun yang kehilangan warga silahkan lapor dan saat ini mayat sudah dilakukan evakuasi ke Rumah Sakit untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” jelas Hermawan.

BACA JUGA :
Penuh dengan Dramatis, Berkas 50 Bacaleg Golkar, Akhirnya Diterima KPU Banjarnegara

Dalam evakuasi tersebut, juga melibatkan beberapa petugas lintas sektor Kecamatan Mandiraja dan relawan, seperti PBD, MDMC, TKSK, FPRB dan petugas Damkar. (Gunawan)