Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Partai PDI Perjuangan Kabupaten Banjarnegara mulai berbenah dan melakukan penataan besar-besaran kepengurusan di tingkat Kecamatan. Dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang diadakan secara serentak, terlihat ratusan kader dari 19 Kecamatan memenuhi forum yang diadakan di Ball Room Surya Yudha.
Dalam Musancab tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Banjarnegara juga menggelar Pendidikan Politik serta Konsolidasi Internal dan dianggap bagian dari langkah konsolidasi internal partai, sekaligus upaya memperkuat struktur organisasi dari bawah untuk menghadapi Pemilu mendatang.
Kepada wartawan, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Juli Krisdianto mengatakan, bahwa proses dalam penetapan Pengurus Anak Cabang (PAC) sudah sesuai, karena dilakukan melalui tahapan yang panjang dan ketat.
“Dalam menetapkan kepengurusan bukan diambil secara mendadak, melainkan melalui serangkaian proses seleksi mulai dari penjaringan,penyaringan hingga reprofiling kader, dan Musancab ini bukan keputusan yang dibentuk secara ujuk-ujuk, prosesnya panjang, juga melalui tes tertulis, tes wawancara, hingga data latar belakang kader,” ujar Juli, saat ditemui usai acara, Jumat (22/5/2026).
Juli juga menegaskan, mekanisme tersebut dilakukan guna memastikan bahwa struktur partai berjalan efektif hingga tingkat kecamatan.
“Partai ini tidak hanya sekadar berdiri atau memiliki nama, tetapi harus dipastikan ada orangnya dan berjalan dengan baik, ini bagian dari ikhtiar kami untuk menata internal dalam rangka meraih kemenangan di Pemilu mendatang,” kata Juli.
Sementara dilokasi yang sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Banjarnegara, H. Nuryanto menyatakan, Musancab tersebut merupakan bagian dari tahapan konsolidasi organisasi yang telah ditetapkan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.
Dirinya menjelaskan, seluruh kepengurusan PAC dari 19 kecamatan yang mengikuti Musancab telah memenuhi ketentuan partai, yakni keterwakilannya perempuan minimal 30 persen.
“Sesuai peraturan partai, pengurus PAC harus ada minimal 30 persen keterwakilan perempuan dan seluruh kecamatan yang mengikuti Musancab hari ini sudah memenuhi unsur tersebut,” ujar Nuryanto.
Nuryanto juga menegaskan, setelah Musancab, dirinya meminta agar seluruh PAC segera melakukan konsolidasi internal untuk persiapan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting.
“PR kami setelah Musancab ini adalah menyelesaikan Musran dan musyawarah anak ranting dalam waktu yang tidak terlalu lama, karena setelah ini seluruh PAC harus langsung bergerak melakukan konsolidasi internal,” tegas Nuryanto.
Masih kata Nuryanto,”Dari total 20 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara, yang hadir baru 19 PAC yang mengikuti Musancab, sementara PAC Kecamatan Wanadadi belum dilantik karena surat keputusan kepengurusan masih dalam proses administrasi di tingkat DPD, rencananya Musancab susulan untuk Kecamatan Wanadadi dijadwalkan pada 26 Mei 2026, karena kami mempunyai target seluruh 20 kecamatan selesai melaksanakan konsolidasi pada bulan ini,” tambahnya.
Diketahui, pada Pemilu 2024 lalu, Partai PDI Perjuangan Banjarnegara mengalami penurunan perolehan kursi DPRD dari sembilan kursi menjadi delapan kursi, kondisi itulah yang saat ini menjadi evaluasi bagi partai untuk memperkuat konsolidasi internal.
Mengalami penurunan perolehan kursi di DPRD, PDI Perjuangan Banjarnegara langsung memasang target untuk merebut kembali 11 kursi di pemilu mendatang,
“Optimisme tersebut didukung munculnya kader-kader muda yang dinilai memiliki potensi untuk bertarung pada pemilu mendatang, dan kami melihat banyak energi baru dan figur muda yang siap maju pada pemilu berikutnya, tentu tanpa meninggalkan kader lama, kami optimistis target lebih dari sembilan kursi bisa tercapai, bahkan mudah-mudahan tembus 11 kursi,” Pungkas Nuryanto. (Gunawan).














