Berita

Bupati dan Pemkab Bondowoso Ajak Aisyiyah Tanam Kesadaran Masyarakat Pentingnya Kesetaraan Gender

74
×

Bupati dan Pemkab Bondowoso Ajak Aisyiyah Tanam Kesadaran Masyarakat Pentingnya Kesetaraan Gender

Sebarkan artikel ini
Pemkab Bondowoso
Pelaksanaan MUSADA ke-6 Pimpinan Daerah Aisiyah Bondowoso

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Bondowoso Salwa Arifin mendorong kaum perempuan untuk mengajak masyarakat tentang kesetaraan gender. Hal itu disampaikan pada Pimpinan Daerah Aisiyah.

Melalui Asisten 1 Sekretariat Daerah Bondowoso, Bupati menyampaikan bahwa perempuan merupakan pilar utama kemajuan suatu bangsa dan negara.

Example 300x600

“Tapi fakta-faktanya perempuan justru masih menghadapi tantangan yang beragam,” jelas Asisten 1 Setda Bondowoso, Haeriyah Yulianti, Minggu (2/7/2023).

BACA JUGA :
Perkuat Literasi Ijen Geopark, PHIG Bondowoso Gandeng Kepala Sekolah dan Guru Berprestasi Tuliskan Buku "Geoeducation"

Menurut mantan Kepala DPMD ini, ada beberapa hal yang harus diperjuangkan terkait hak-hak perempuan. Misalnya melawan diskriminasi, kekerasan, serta kesenjangan gender. Termasuk upaya menciptakan lingkungan yang inklusif bagi perempuan.

“Mari kita sama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesetaraan gender. Pun mendukung program-program kemandirian perempuan,” tegas Haeriyah Yulianti.

BACA JUGA :
Ketua PDK Kosgoro Bondowoso Mengundurkan Diri dari Bendum DPD KNPI

Pemerintah sendiri sangat mengapresiasi Aisyiyah yang terus berupaya dalam mendorong pemberdayaan perempuan. Lebih-lebih, organisasi perempuan Muhammadiyah ini telah berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi kepada perempuan di berbagai daerah.

Terpisah, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Bondowoso, Jajuk Widyanti, menyampaikan bahwa selama ini pihaknya terus berkontribusi mendukung beragam program pemerintah. Misalnya berkontribusi di bidang pendidikan, sosial, dengan mendirikan sekolah maupun panti asuhan.

BACA JUGA :
Kadinkes Bondowoso Intruksikan Penggunaan Pita Hitam Dilengan untuk Mendedikasi Perawat yang Gugur dan Ditolak Pemakamannya di Semarang

“Di bidang sosial, kami berusaha menekan adanya pernikahan anak. Aisyiyah akan terus berkontribusi hal itu. Karena itu juga demi kepentingan perempuan dalam kemajuan,” pungkas Djadjuk Widyanti.(Ick)