Berita

Wabup Trenggalek Ikut Arak-arakan saat Upacara Adat Ngetung Batih

117
×

Wabup Trenggalek Ikut Arak-arakan saat Upacara Adat Ngetung Batih

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Trenggalek
Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhamad Nata Negara yang hadir dalam upacara adat Ngetung Batih di Kecamatan Dongko.

Trenggalek, LENSANUSANTARA.CO.ID – Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhamad Nata Negara yang hadir dalam upacara adat Ngetung Batih di Kecamatan Dongko mengapresiasi setiap event atau kegiatan yang melibatkan kebudayaan tradisional.

Selain melestarikan tradisi dan budaya, dengan adanya berbagai event tentunya pula dapat menggeliatkan perekonomian di masyarakat.

Example 300x600

“Bapak Bupati, Bapak Mochamad Nur Arifin titip pesan bahwa beliau ikut mangayubagya, ikut berbahagia atas terselenggaranya kegiatan ini,” ucap Wabup yang akrab disapa Mas Syah saat Ngetung Batih di Kecamatan Dongko, Rabu (19/7/2023).

BACA JUGA :
Terkait Perjanjian Kerja dengan Pagawainya, Ini Pesan Penting Bupati Trenggalek

Tradisi Ngetung Batih sendiri rutin digelar masyarakat di Kecamatan Dongko setiap awal bulan Suro atau Muharram. Ngetung Batih atau menghitung anggota keluarga merupakan representasi dari kepedulian terhadap sanak saudara.

BACA JUGA :
Gubernur Jatim Tinjau Langsung ke Lokasi Bencana di Trenggalek

Tradisi tersebut dalam sejarahnya bermula sejak zaman kerajaan di mana banyak anggota keluarga yang ikut berperang. Sehingga Ngetung Batih dimaksudkan untuk menghitung sanak kelurga yang ada dengan iringan doa agar terhindar dari marabahaya.

BACA JUGA :
Hadir Dalam Muscab AKD, Wabup Syah Berharap Ada Sinergitas yang Baik Antara AKD dengan Pemkab Trenggalek

Yang unik dalam tradisi Ngetung Batih adalah arak-arakan Takir Plontang, yaitu makanan yang disajikan dalam wadah dari daun dan pelepah pisang. Makanan tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk sedekah.

Juga di akhir acara ada sejumlah ekor ayam yang dibagikan untuk diperebutkan oleh masyarakat yang hadir. (Yanto)