Pemerintahan

DPRD Taliabu akan Perjuangkan Insentif Dokter yang Belum Terbayar, Begini Jawaban Kadinkes

×

DPRD Taliabu akan Perjuangkan Insentif Dokter yang Belum Terbayar, Begini Jawaban Kadinkes

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua I DPRD Pulau Taliabu
Wakil Ketua I DPRD Pulau Taliabu, Muh Taufik Toib Koten.

Taliabu, LENSANUSANTARA.CO.ID — Insentif dokter Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pulau Taliabu belum terbayarkan. Menurut informasi, tunggakan itu sudah memasuki 3 bulan berjalan, mulai dari Mei, Juni dan Juli tahun 2023.

Setalah disahkannya Perbup nomor 04 tahun 2023, tentang pemberian insentif kepada tenaga kesehatan dokter PNS Taliabu.

Example 300x600

Informasi yang dilansir oleh media ini Wakil Ketua I DPRD Pulau Taliabu, Muh Taufik Toib Koten menyampaikan ini kepada Kepala Dinas Kesehatan Taliabu untuk segera melakukan masalah pembayaran insentif dokter.

BACA JUGA :  Rutin Gelar Posyandu, Pemdes Langganu di Taliabu Tingkatkan Pemahaman Kesehatan Ibu Bayi dan Balita

Karena itu akan berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan baik di Puskesmas maupun RUSD. “Agar tugas medis kita khususnya dokter bisa bekerja dengan maksimal,” ucap Taufik, Rabu (2/8/2023).

Ia mengatakan berdasarkan Perbup, insentif dokter dibayar berdasarkan golongannya masing-masing.

Untuk dokter golongan III, wajib menerima insentif per bulan sebesar Rp 15 juta. Kemudian dokter golongan IV, per bulannya mendapat insentif senilai Rp 17 juta. Dan dokter sepesialis dibayar per bulan sebesar Rp 20 juta.

BACA JUGA :  Hari Ini, Bupati Lumajang Melantik dan Mengambil Sumpah ASN di Lingkungan Pemkab

“Insentif itu kami mengacu pada Perbup yang telah berlaku sekarang,” urainya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Taliabu, Kuraisia Marasaoli meluruskan tanggapan di atas. Dia mengaku, belum menerima Perbup terkait pembayaran insentif dokter PNS melalui bagian hukum.

“Kendala masih di hukum, terkait Perbup insentif dokter PNS,” jawab Kuraisia.

BACA JUGA :  Peringati HGN ke-27, Disdikbud Pamekasan Launching Program SAGU SABU

Karena sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan draf salinan Perbup soal insentif dokter. “Kendalanya, kenapa sampai sekarang belum bisa kasih ke dinas, yang bisa bikin dokter punya insentif keluar,” akunya.

Sehingga hal tersebut perlunya respon atau langkah alternatif untuk persoalan kesejahteraan dokter PNS di Taliabu. (Sunardi)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.