Pemerintahan

BKD Banjarnegara Serahkan 33 SK PMK dan 15 Surat Tugas Penempatan Guru PPPK

134
×

BKD Banjarnegara Serahkan 33 SK PMK dan 15 Surat Tugas Penempatan Guru PPPK

Sebarkan artikel ini
Kepala BKD Banjarnegara
Para guru sedang menunggu penyerahan SK PMK dan Surat Tugas Penempatan PPPK, Rabu (6/8/2023). (Foto : Gunawan/Lensa Nusantara)

Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bertempat di aula CAT BKD Kabupaten Banjarnegara, 33 PNS Guru mendapatkan SK Peninjauan Masa Kerja (PMK), sedangkan 15 Guru PPPK memperoleh Surat Tugas Penempatan Unit Kerja Baru. Kegiatan yang dihadiri langsung Ketua BKD Estu Widodo, S.STP..M.Si itu, sebagai suatu penghargaan sesuai lamanya masa kerja sebelum menjadi CPNS.

BACA JUGA :
DPRD Menetapkan Amalia-Wachid Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara Terpilih, Golkar : Ingin Pelantikan Secepatnya

“Kami hanya memfasilitasi PMK secara selektif, itu bagi yang memenuhi syarat bisa dikabulkan pengajuannya, karena berpengaruh pada penerimaan gaji PNS yang bersangkutan. Kita arahkan semua setelah penerimaan SK, khusus untuk PNS terpilih segera melapor ke bendahara gaji guna penyesuaian gaji sesuai aturan yang berlaku,” jelas Esti, Rabu (6/8/2023).

Example 300x600

Esti Widodo juga menambahkan, PPPK yang memperoleh SK penempatan tempat kerja yang baru, berdasar pada surat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud Ristek yang mengabulkan permohonan pengalihan penempatan guru PPPK formasi tahun 2022 dari Pemda Banjarnegara.

BACA JUGA :
Terbit RUU Nomor 3 Tahun 2024, Kasus Pilkades di Banjarnegara Makin Memanas

“Pengalihan penempatan ini dibagi dalam dua kelompok, dengan alasan karena sekolah sekarang telah di jadikan group dan penempatan daerah ekstrim yang disebabkan jarak tempat tinggal dengan lokasi penempatan,” tambahnya.

BACA JUGA :
Dian Eka Winartiningsih Menang Mutlak Pilkades Desa Masaran Banjarnegara, Puluhan Pendukung Cukur Gundul

Dalam sambutannya, Esti juga memberikan pesan, bagi para penerima SK dan Surat Tugas sebagai pendidik tetap menjaga etika dalam bersosialisasi dan menjadi role model bagi anak didiknya.

“Hati-hati dalam bersosial media dan jaga netralitas sebagai ASN menjelang Pilkada 2024,” pungkasnya. (Gunawan).