Berita

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-68, Satlantas Polres Jember Salurkan Air Bersih di Dua Kecamatan

180
×

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-68, Satlantas Polres Jember Salurkan Air Bersih di Dua Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Kanit Kamsel Satlantas Polres Jember
Penyaluran Air Bersih Satlantas Polres Jember Kepada Masyarakat, Rabu 13/9/2023. (Foto: Badri/ LensaNusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-68, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember yang dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel IPDA Handoko melakukan bhakti sosial pembagian air bersih kepada masyarakat kecamatan Patrang dan Arjasa, Rabu (13/9/2023).

Kanit Kamsel IPDA Handoko mengatakan, pihaknya menyiapkan 10 truk tangki air bersih di 4 titik yang ada di 2 kecamatan, Kecamatan Patrang dan Arjasa dalam rangka Hari Lalu lintas Bhayangkara ke-68.

Example 300x600

“Sasaran tempat tempat yang krisis daerah yang tinggi masyarakat yang membutuhkan air bersih, Jumlah yang di pasok 10 truk tangki yang di bagi 5 truk tangki untuk 1 kecamatan dan 5 truk tangki di kecamatan lainnya,” katanya.

BACA JUGA :
Gandeng KPU dan Bawaslu Jember, DPRD Jatim Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang Saat Pemilu 2024

Antusias masyarakat mulai pagi sudah antri membawa berbagai macam jerigen untuk mendapatkan air bersih, sedangkan yang sudah lansia anggota membantu untuk mengangkat air tersebut.

BACA JUGA :
Sewa Gudang KUD Sukosari Penuhi Panggilan Kejari Jember

“Penyaluran air bersih sudah beberapa kali menyalurkan dari satlantas polres jember, mudahan-mudahan musim kemarau segera berakhir,” ungkapnya.

Sementara itu warga Patrang, Purwati menyampaikan, kekeringan kali ini beruntung ada bantuan air dari Satlantas Polres Jember, kata dia kalau sumur banyak yang kering sudah lama hampir 5 bulan, untuk sehari-hari moga ada bantuan air bersih.

BACA JUGA :
Beberapa Sungai di Jember Tercemar, Perlu Perda Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

“Kalau tidak ada bantuan air bersih masyarakat ke sungai buat mandi dan air minum, jalan kaki ke sungai yang cukup jauh. Selain itu numpang ke tetangga yang mempunyai sumur bor,” ujar Purwati. (Dri).