Berita

Kapolres Jember Bersama Dandim 0824 Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu 2024

×

Kapolres Jember Bersama Dandim 0824 Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Kapolres Jember
Kapolres bersama Dandim 0824 Jember saat pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu 2024, Senin 12/2/2024. (Foto Badri Lensanusantara).

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu 2024 dilaksanakan di Alun-alun Jember dipimpin Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi dan Dandim 0824/Jember Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, Senin (12/02/2024).

Peserta apel terdiri dari 645 dari Polres Jember dan 450 personel bantuan perkuatan dari TNI, yang akan melakukan pengamanan di 7.705 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Kabupaten Jember.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Jember membacakan amanat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, yang pada intinya menyampaikan bahwa pengamanan terpenting adalah saat Pemungutan Suara di TPS, karena semua kegiatan yang dilakukan di TPS harus terjamin keamanannya sehingga proses demokrasi dapat berjalan dengan tertib, lancar dan demokratis.

BACA JUGA :
Kapolda Jatim Mengikuti HUT Polwan ke-73 di Gedung Mahameru Melalui Video Virtual

Kapada Personel Polda Jawa Timur yang BKO wilayah-wilayah Polres Jajaran agar segera lakukan adaptasi, sehingga memahami karateristik masyarakat dan wilayah.

“Hal ini untuk memudahkan penanganan apabila terjadi permasalahan di wilayah tanggung jawabnya tersebut,” jelas Kapolda.

Sementara itu, dalam wawancaranya, Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengungkapkan bahwa kekuatan pengamanan Polres Jember mencapai 645 personil, yang didukung oleh 500 personil TNI. Mereka akan disebar di 7.705 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 31 kecamatan dan 248 desa di wilayah Kabupaten Jember.

BACA JUGA :
Dandim 0824/Jember, HKTI dan Petani Peringati Hari Krida Pertanian ke-51

Terkait dengan kerawanan dalam Pemilu 2024, Kapolres menjelaskan bahwa salah satu kerawanan yang dihadapi adalah masalah geografi, terutama distribusi logistik pemilu yang sulit di beberapa daerah terpencil, seperti di beberapa TPS di Desa Curah Takir Kecamatan Tempurejo. Namun, pihak kepolisian telah memberikan bantuan untuk mengatasi masalah ini.

Dalam hal netralitas aparat keamanan, Kapolres menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir, karena seluruh anggota TNI dan Polri sudah memiliki aturan yang mengatur netralitas dalam Pemilu. Pihaknya (Polres) dan Dandim juga telah memberikan arahan kepada anggota agar selalu mematuhi aturan netralitas pada setiap tahapan Pemilu.

BACA JUGA :
Dikabarkan H. Marsidi Hasan Menjadi Pendamping Wakil Bupati Way Kanan 2020

Mengenai bantuan keamanan, Dandim 0824/Jember Letkol Infantri Rahmat Cahyo Dinarso menjelaskan bahwa bantuan perkuatan TNI kepada Polri dalam pengamanan pemungutan suara dan penghitungan suara mencakup sekitar 500 personel.

Mereka bertugas membantu perkuatan Polri di Bawah Kendali Operasi (BKO) Polres Jember. Dandim menegaskan bahwa apabila terjadi permasalahan di TPS.

“Koordinasi antara Polri dan TNI akan dilakukan sesuai permintaan ketua TPS kepada Polri, dan Polri akan berkoordinasi dengan TNI jika membutuhkan bantuan perkuatan,” pungkasnya (Dri)

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.