Berita

Syukuran Satu Tahun Ambulance Nagori Silungkang, Bukti Nyata Semangat Kebersamaan Masyarakat

1674
×

Syukuran Satu Tahun Ambulance Nagori Silungkang, Bukti Nyata Semangat Kebersamaan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Suasana penuh kebersamaan mewarnai acara syukuran satu tahun keberadaan Ambulance Nagori Silungkang, yang digelar di Pasar Nagori Silungkang, Sabtu (15/8/2026).

Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID – Suasana penuh kebersamaan mewarnai acara syukuran satu tahun keberadaan Ambulance Nagori Silungkang, yang digelar di Pasar Nagori Silungkang, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang dengan dukungan Pemuda Payung Balai (PPB) Nagori Silungkang dan masyarakat setempat.


Acara syukuran turut dihadiri mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) yang dikomandani Rasyid. Hadir pula Kepala Desa Silungkang Oso, Ferdinal,

Example 300x600

Kepala Desa Silungkang Tigo, Neli Effita, Kepala Desa Silungkang Duo, Wandi Idrus, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Silungkang, sejumlah ninik mamak, pemuka masyarakat, serta perwakilan perantau Silungkang dari Persatuan Keluarga Silungkang (PKS) Kota Padang.


Ambulance Nagori Silungkang yang akrab disebut AVI (Ambulance Volunteer Indonesia) memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya dapat digunakan untuk membantu masyarakat. Gagasan awal pengadaan ambulance bermula dari pembicaraan pengurus Masjid Stopi Aia yang kemudian disampaikan kepada para perantau Silungkang.

BACA JUGA :
Pemko Sawahlunto Tekankan Keseimbangan Kepentingan Publik dalam Rencana Pengembangan Tambang PT Bukit Asam


Berkat dukungan dan kepedulian berbagai pihak, gagasan tersebut akhirnya terwujud. Ambulance kemudian diserahkan oleh perantau Silungkang kepada Kerapatan Adat Nagori (KAN) Silungkang dan selanjutnya dibentuk Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang.


Badan pengelola tersebut saat ini diketuai oleh Devandri atau yang akrab disapa Aan Bano Kayo, dengan Zuber sebagai sekretaris dan Ucok Simbro sebagai bendahara.


Dalam kegiatan syukuran tersebut, Ketua Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang, Aan, juga menyampaikan informasi mengenai perjalanan pengelolaan ambulance selama satu tahun sekaligus laporan mengenai sisa kas ambulance.


Sejumlah masyarakat yang hadir mengungkapkan bahwa keberadaan ambulance tersebut sangat membantu dan mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya ketika membutuhkan layanan transportasi darurat dan sosial.

BACA JUGA :
Wali Kota Sawahlunto Audiensi dengan Baznas, Bahas Program Kerja dan Persiapan Pemilihan Pimpinan Baru


“Keberadaan ambulance ini sangat membantu masyarakat,” ungkap salah seorang warga.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bajamba, yakni makan bersama dengan menggunakan alas daun pisang. Tradisi tersebut semakin memperkuat suasana kekeluargaan dan kebersamaan antara masyarakat, pengurus ambulance, tokoh adat, pemerintah desa, perantau, serta mahasiswa KKN UNAND.


Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Desa Silungkang Tigo, Neli Effita, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang. Ia menilai keberadaan ambulance tersebut merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.


Sementara itu, perwakilan PKS Padang yang akrab disapa Mak Son menyampaikan dukungan terhadap keberadaan Ambulance Nagori Silungkang. Menurutnya, satu unit ambulance dirasakan masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Merasa kurang puas dengan satu ambulance, insyaallah kita akan berusaha memberikan satu unit lagi,” ujar Mak Son.

BACA JUGA :
Pemko Sawahlunto Terima Hasil Penilaian Ombudsman, Raih Nilai 72,62 Kategori “Cukup”


Ia berharap ke depan masyarakat Silungkang semakin kompak dalam menjaga dan mengembangkan fasilitas sosial tersebut. Dalam kesempatan yang sama, PKS Padang juga memberikan bantuan biaya operasional ambulance yang diserahkan langsung kepada Ketua Badan Pengelola Ambulance Nagori Silungkang, Aan.


Dengan usia satu tahun, Ambulance Nagori Silungkang atau AVI diharapkan terus menjadi sarana pelayanan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Semangat gotong royong antara masyarakat, pemerintah nagari/desa, perantau, pemuda, tokoh adat, dan berbagai pihak menjadi kekuatan penting agar keberadaan ambulance tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.


Syukuran satu tahun ini bukan sekadar peringatan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga fasilitas sosial milik masyarakat Silungkang.
(Suherman)