Berita

ASN Boleh Hadiri Kampanye di Pilkada 2024, Begini Pesan Sekda Jepara

219
×

ASN Boleh Hadiri Kampanye di Pilkada 2024, Begini Pesan Sekda Jepara

Sebarkan artikel ini
Edy Sujatmiko Sekda Jepara di saat apel memberikan edukasi politik terhadap seluruh ASN (Foto: Yosef/Lensa Nusantara)

Jepara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Aparatur sipil negara (ASN) memiliki hak untuk hadir dalam kampanye yang dilakukan pasangan calon pada Pilkada 2024. Namun dia tidak boleh berkampanye aktif, karena kehadirannya harus dipastikan hanya dalam posisi pasif.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko saat memberi pembinaan pada apel pagi ASN Setda di halaman kantornya pada Senin (9/9/2024).

Example 300x600

“ASN wajib netral. Punya hak pilih, tapi tidak boleh mengikuti kegiatan dukung mendukung pasangan calon,” kata Edy Sujatmiko.

BACA JUGA :
Ungkap Isyarat, Harno: Pilkada Rembang Mendatang Hanya 1 Pasangan Calon

Meski demikian, ASN diperbolehkan menghadiri kampanye untuk mendengarkan visi misi pasangan calon. Undang-Undang Pilkada (UU 7 Tahun 2017) memberikan hak itu karena ASN punya hak pilih. Kehadirannya dalam kampanye untuk mendengarkan visi misi, bisa menjadi sumber referensi untuk menentukan pilihan.

“Jadi menghadiri kampanye boleh. Tapi hati-hati, harus benar-benar pasif. Saat misalnya ada pernyataan atau yel-yel mendukung, jangan sampai ikut. Kalau lupa, lalu terekam, itu bisa jadi bukti dukung-mendukung, melanggar netralitas,” tandasnya.

BACA JUGA :
Sri Rahayu Anggota DPRD Hadiri Lomba Senam Antar SKPD se-Kabupaten Pangandaran

Menggunakan fasilitas negara hingga ikut menempel leaflet kampanye, tambahnya, juga jelas bentuk dukung mendukung yang dilarang karena melanggar netralitas.

Karena itulah, jika khawatir tidak bisa memastikan diri selalu pasif saat hadir pada acara kampanye pasangan calon, kata Edy Sujatmiko, maka ASN lebih baik memilih aman dengan tidak usah menghadiri kampanye.

BACA JUGA :
Pilkada 2024, JPPR Pamekasan Soroti Adanya Dugaan Transaksi Jual Beli Surat Suara

“Bersikap profesional saja, siapa pun yang kelak terpilih, itukah yang nanti kita dukung (merealisasikan visi misinya). Kita objektif dan netral saja,” tambahnya.

Pelaksanaan pilkada 2024, kata Edy Sujatmiko, bulan ini sudah akan memasuki tahapan penetapan calon yang akan dipilih pada 27 November 2024.