Malang, LENSANUSANTARA.CO.ID – DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Malang. Acara ini menjadi momen penting dalam merumuskan arah pembangunan Kota Malang untuk periode 2025-2030. Rapat tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Kota Malang, seluruh organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Malang, serta tamu undangan lainnya, termasuk Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.
Rapat paripurna kali ini juga menjadi ajang bagi Wali Kota Malang yang baru dilantik, Wahyu Hidayat, dan Wakil Wali Kota Malang untuk menyampaikan visi serta misi mereka dalam memimpin Kota Malang lima tahun ke depan.
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan Wali Kota Malang yang baru. Ia menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Atas nama seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Malang, kami mengucapkan selamat bertugas kepada Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang. Kami berharap keduanya dapat segera merealisasikan program-program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Malang harus terus diperkuat demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Amithya.
Dalam pidatonya, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kota Malang lebih maju, modern, dan berdaya saing global. Konsep pembangunan yang diusungnya dirangkum dalam gagasan Malang BOYS Berkelas.
“Saya dan Wakil Wali Kota berkomitmen untuk membawa Kota Malang semakin berkelas. Visi ini kami rangkum dalam konsep Malang BOYS Berkelas, yaitu Kota Malang yang Mandiri, Berbudaya, Optimis, Indah, Sejahtera, Berkelanjutan, Kolaboratif, Efisien, Lestari, Adaptif, dan Sinergis. Kami ingin memastikan bahwa Malang tidak hanya berkembang dari segi infrastruktur, tetapi juga dari aspek kesejahteraan sosial dan keberlanjutan lingkungan,” jelas Wahyu.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai tanpa kerja sama dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kolaborasi dengan DPRD, Forkopimda, akademisi, pelaku usaha, serta masyarakat luas akan menjadi prioritas utama dalam merealisasikan program-program unggulan.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi terhadap langkah awal kepemimpinan baru Kota Malang. Emil menyoroti peran strategis Kota Malang sebagai pusat pendidikan dan ekonomi yang terus berkembang.
“Kota Malang adalah salah satu pusat ekonomi dan pendidikan utama di Jawa Timur. Setiap tahun, ratusan ribu mahasiswa datang dan pergi dari kota ini. Tantangan kita adalah memastikan bahwa Malang bukan hanya menjadi tempat singgah untuk belajar, tetapi juga kota yang memberikan pengalaman hidup yang berharga dan mampu mencetak generasi muda yang kompeten serta berintegritas,” ujar Emil.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi dalam kebijakan pembangunan agar Kota Malang bisa lebih maju dan memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam rapat tersebut, sejumlah isu strategis yang menjadi tantangan pembangunan Kota Malang juga dibahas, antara lain:
- Peningkatan Infrastruktur Kota : Pengembangan jalan, fasilitas umum, dan transportasi yang lebih baik guna mendukung mobilitas warga.
- Ekonomi Kreatif dan UMKM : Pemberdayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
- Pendidikan dan Inovasi : Penguatan sektor pendidikan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing.
- Keberlanjutan Lingkungan : Implementasi kebijakan ramah lingkungan guna menjaga kelestarian alam dan mengurangi dampak perubahan iklim.
- Keamanan dan Ketertiban Kota : Penguatan koordinasi dengan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat.
Rapat paripurna ini menjadi tonggak awal bagi pemerintahan baru Kota Malang dalam membangun masa depan yang lebih cerah. Masyarakat pun menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan Wahyu Hidayat dan wakilnya untuk membawa perubahan nyata.
“Kami berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota bisa lebih dekat dengan masyarakat dan benar-benar mendengarkan aspirasi warga. Masih banyak PR yang harus diselesaikan, terutama terkait infrastruktur dan kesejahteraan sosial,” ujar Dian, salah seorang warga Kota Malang.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, Kota Malang siap menyongsong era pembangunan baru yang lebih progresif, inovatif, dan berkelanjutan. Semua pihak diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan visi Kota Malang yang lebih baik untuk generasi mendatang.