Pendidikan

Dosen Serta Mahasiswa Politeknik Negeri Jember Perkuat Literasi Digital Siswa Desa Melalui Pelatihan Figma dan Canva di SDN 01 Kembang Bondowoso

1772
×

Dosen Serta Mahasiswa Politeknik Negeri Jember Perkuat Literasi Digital Siswa Desa Melalui Pelatihan Figma dan Canva di SDN 01 Kembang Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Muhammad Bahanan, S.E., M.M. dosen Polije sekaligus Ketua Tim Pengabdian bersama mahasiswa dan siswa SDN 01 Kembang Bondowoso.

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID — Politeknik Negeri Jember (Polije) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat berhasil melaksanakan pelatihan pengenalan aplikasi desain digital Figma dan Canva bagi siswa SDN 01 Kembang, Desa Kembang, Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital, kreativitas, serta keterampilan abad ke-21 siswa sekolah dasar di wilayah pedesaan.

Example 300x600

Program yang dilaksanakan secara interaktif dan berbasis praktik ini dipimpin oleh Muhammad Bahanan, S.E., M.M. selaku dosen Polije sekaligus Ketua Tim Pengabdian, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai fasilitator, kegiatan ini digelar pada Senin, 5 Mei 2025.

BACA JUGA :
Gus Fawait Launching Peta Cinta, Urus KTP-el di Jember Kini Cukup di Kecamatan

Pelatihan diawali dengan pre-test untuk memetakan kemampuan awal siswa, dilanjutkan dengan pengenalan konsep dasar desain grafis, demonstrasi fitur utama Canva dan Figma, serta sesi praktik langsung membuat poster, kartu ucapan, dan desain sederhana.

Dalam proses pembelajaran, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga mengembangkan soft skills seperti kreativitas, kerja sama, komunikasi, dan kepercayaan diri. Untuk meningkatkan motivasi, peserta juga mengikuti lomba desain digital dengan karya terbaik dipublikasikan melalui kanal resmi sekolah.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan kemampuan praktis siswa: lebih dari 80 persen peserta mampu mengoperasikan Canva dan Figma secara mandiri serta menghasilkan karya kreatif yang relevan dengan tema pembelajaran.

BACA JUGA :
SD-SMP Jember Bebas Biaya, Gus Fawait: Jika Ada Pungutan Lapor ke Wadul Gus'e

Muhammad Bahanan, S.E., M.M. menegaskan pentingnya program ini bagi pendidikan di daerah.

“Literasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Melalui pelatihan Figma dan Canva, kami ingin memastikan anak-anak desa memiliki kesempatan yang sama untuk berkreasi, berinovasi, dan bersaing di era digital. Kegiatan ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan cara berpikir kreatif siswa sejak dini,” kata dia.

Ia juga menambahkan bahwa program ini dirancang sebagai model pembelajaran berbasis teknologi yang dapat direplikasi di sekolah lain di Bondowoso dan sekitarnya.

BACA JUGA :
Sengketa Tanah 176 Hektare Desa Lojajar, Ahli Waris Tampina Penuhi Panggilan Polres Jember

Meski berhasil mencapai tujuan utama, kegiatan ini menghadapi sejumlah tantangan seperti keterbatasan perangkat dan durasi pelatihan yang relatif singkat. Oleh karena itu, Polije merekomendasikan adanya pelatihan lanjutan, peningkatan fasilitas digital sekolah, serta integrasi pembelajaran desain digital ke dalam kurikulum.

Ke depan, Polije berkomitmen memperluas program serupa dengan melibatkan guru, orang tua, dan komunitas lokal guna menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan serta berkontribusi pada penguatan ekonomi kreatif desa.(*)