Rembang, lensanusantara.co.id – Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan dan Pembangunan (LP3) Kabupaten Rembang menggelar konferensi pers untuk menyampaikan hasil pemantauan kinerja Bupati dan Wakil Bupati Rembang. Acara berlangsung di Taman Kartini Rembang, Kamis (13/8/2026) sore.
Dalam konferensi pers, LP3 memaparkan hasil pemantauan selama 6 bulan terakhir. Beberapa sektor yang disoroti antara lain infrastruktur jalan dan jembatan, pelayanan kesehatan, pendidikan, penanganan kemiskinan ekstrem, serta penyerapan anggaran di sejumlah OPD.
LP3 menekankan bahwa pemantauan dilakukan untuk mengawal janji politik kepala daerah agar tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami hadir sebagai kontrol sosial. Tujuannya memastikan program pemerintah berjalan transparan, efektif, dan tidak menyimpang dari kebutuhan rakyat,” ujar Ketua LP3 Rembang Sunardi, Kamis (13/8/2026) sore.
LP3 memberikan apresiasi terhadap percepatan pembangunan infrastruktur desa dan peningkatan akses layanan dasar.
Namun di sisi lain, LP3 juga menyampaikan catatan kritis. Di antaranya terkait stanting, lambatnya realisasi beberapa proyek, kualitas pembangunan yang perlu diawasi, serta keterbukaan informasi publik yang dinilai belum optimal.
LP3 mendorong Pemkab Rembang untuk memperkuat koordinasi antar OPD dan melibatkan masyarakat lebih luas dalam perencanaan pembangunan.
Menurut Sunardi pemilihan Taman Kartini sebagai lokasi konferensi pers dinilai sengaja dilakukan agar lebih terbuka, mudah diakses publik dan netral. Sejumlah awak media dan aktivis, tampak hadir menyimak pemaparan.
LP3 menyatakan akan terus melakukan pemantauan berkala dan mempublikasikan hasilnya. Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi Bupati Harno dan Wakil Bupati Mochamad Hanies Cholil Barro’ dalam menentukan kebijakan ke depan demi kemajuan Kabupaten Rembang.
(putra)














