Pemerintahan

DPRD Kabupaten Blitar Dukung Program Aji Tani yang Dicanangkan Pemkab Blitar

5371
×

DPRD Kabupaten Blitar Dukung Program Aji Tani yang Dicanangkan Pemkab Blitar

Sebarkan artikel ini

Blitar, LENSANUSANTARA.CO.ID – Program Asuransi Jiwa Sedulur Tani (Aji Tani) yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar mendapatkan dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar.

Program ini merupakan bentuk insentif khusus yang diberikan kepada petani melalui bantuan Jamsostek yang dibiayai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Example 300x600

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemkab Blitar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

BACA JUGA :
Vaksinasi PMK di Kabupaten Blitar Capai Lebih 90 Persen dari Total Populasi Beresiko

“Ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap petani melalui asuransi jiwa. Kami sangat mendukung program ini, karena dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, terutama para petani.” ungkapnya, Jumat (13/6/2025).

Sugeng berharap bahwa adanya program ini akan memberikan semangat kepada petani untuk lebih fokus dalam mengembangkan usaha taninya tanpa kekhawatiran akan risiko kecelakaan kerja. Dia juga menegaskan akan terus memantau pelaksanaan program ini agar dapat berjalan sesuai harapan.

BACA JUGA :
KAI Terus Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Terpisah, Bupati Blitar, Rijanto mengatakan bahwa petani merupakan salah satu pilar utama di Kabupaten Blitar membutuhkan lebih dari sekadar inovasi dalam pertanian; mereka juga memerlukan rasa aman dan tenang untuk meningkatkan produktivitas.

Melalui Dinas Ketenagakerjaan, Pemkab Blitar memperkenalkan program Aji Tani sebagai upaya perlindungan bagi petani dari risiko kecelakaan kerja serta kematian.

BACA JUGA :
Dharma Santi Nyepi 1948 di Blitar Jadi Ruang Merawat Harmoni, DPRD Tekankan Pentingnya Toleransi

Rijanto berharap program ini mampu meningkatkan semangat petani dalam menjalankan usaha taninya, sehingga pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Blitar dapat berlanjut dengan sukses, serta mendukung program swasembada pangan.

“Skema ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah kepada petani yang selama ini bekerja dalam kondisi yang berisiko. Semoga manfaat dari program ini dapat dirasakan oleh para petani,” pungkasnya.