Kuliner

Es Teler Bintang Jadi Legend di Kota Rembang

1999
×

Es Teler Bintang Jadi Legend di Kota Rembang

Sebarkan artikel ini
Es teler Bintang yang melegenda, berlokasi di Jalan Kartini Rembang.

Rembang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Di Kota Rembang, ada satu dagangan yang tak pernah sepi pengunjung. Ditengah hiruk pikuk mobil dan motor.

Tak lain adalah Es Teler Bintang yang disebut legend oleh para pembeli di ibu kota Kabupaten Rembang itu, tempat di Jalan Kartini Rembang.

Example 300x600

Dikonfirmasi LensaNusantara, Suradi (51) mengatakan, label Bintang tentu tak asal disematkan, karena jualnya berdekatan dengan toko mas bintang itu mengkonfirmasi tahun berdirinya es teler Bintang.

BACA JUGA :
Jumat Legi, Bupati Rembang Melantik 14 Pejabat Eselon II di Pendopo Museum Kartini

Diceritakan, Es Teler Bintang menyimpan cerita perjuangan dan kenangan manis dari keluarga Suradi yang mempunyai dua orang anak ini.

“Suradi berjualan es teler Bintang sejak tahun 2000, sudah 25 tahun mas, kami disini,” terangnya kepada wartawan Lensa Nusantara, Sabtu (13/9/2025)

Untuk membuat es teler bahan-bahan untuk membuatnya terjangkau dan dulu tidak ada yang berjualan es teler

“Tenda dan gerobak sudah jadi, kami akhirnya memutuskan untuk jualan es teler saja,” tambah Suradi.

BACA JUGA :
Ini Daftar Jajanan di Festival Ramadan Rembang 2025

Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan Es Teler Bintang. Tiap hari 100 porsi habis mulai pukul 10.00WIB -15.00WIB

Dengan harga Rp10 ribu per porsi dan tanpa gelas plastik seperti sekarang, pelanggan hanya punya dua pilihan, antara membawa pulang dalam plastik biasa atau menikmati langsung dengan mangkok jago.

Namun, siapa sangka nikmat segar es teler Bintang mampu menarik balik pembeli, hingga banyak yang jadi pelanggan setia.

BACA JUGA :
Camat Rembang : Seleksi Perangkat Desa Dipastikan Transparan dan Profesional

Dari hasil penjualan es teler, dua anak Suradi berhasil menempuh pendidikan. S1 dan S2

Anak Sulung mereka harus sudah bekerja di salah satu dinas di Kabupaten Rembang dan sudah berkeluarga. Sedangkan anak yang bungsu Sarjana dan sekarang melanjutkan ke S2 ambil Notaris,” ungkap Suradi dengan bangga

“Alhamdulillah, dari jualan es teler ini, kami bisa sekolahkan anak-anak sampai kuliah,” pungkasnya.