Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Wakil Kepala Ombudsman Republik Indonesia, Rahmadi Indra melakukan kunjungan ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Sumberbaru.
Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan berbagai terobosan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Salah satu inovasi yang telah berjalan adalah layanan pengaduan Wadul Gus,e yang memungkinkan masyarakat menyampaikan, berbagai masukan maupun keluhan terkait pelayanan publik secara langsung kepada pemerintah daerah,” katanya.
Selain itu, Pemkab Jember juga telah menerapkan program Universal Health Coverage (UHC), sehingga masyarakat khususnya warga kurang mampu, dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis tanpa lagi terbebani biaya pengobatan.
“Ia melakukan terobosan-terobosan untuk perbaikan pelayanan publik kepada masyarakat. Dimulai dari saluran Wadul Gus e, kemudian di bidang kesehatan (Red UHC). Hari ini masyarakat yang selama ini tidak berani berobat karena faktor biaya, sudah dijamin sepenuhnya mendapatkan pelayanan kesehatan gratis,” ujar Gus Fawait.
Ia juga memperkenalkan program Homecare yang menjadi salah satu program unggulan Pemkab Jember memberikan layanan kesehatan langsung ke rumah bagi lima kategori masyarakat yang menjadi prioritas. Sementara masyarakat di luar kategori tersebut tetap dapat mengakses layanan sesuai kebutuhan.
“Pelayanan Homecare ini yang pertama di Indonesia. Ini menjadi solusi bagi warga miskin ekstrem yang tidak mampu datang ke puskesmas karena faktor ekonomi maupun kendala lainnya,” ucapnya.
Di bidang pelayanan administrasi, Gus Fawait menyebut masyarakat kini tidak lagi harus datang ke kantor Dispendukcapil untuk mengurus KTP. Cukup melalui kantor kecamatan karena blangko KTP sudah tersedia.
“Keberadaan MPP Mini di Kecamatan Tanggul merupakan bentuk pemerataan pelayanan publik, agar masyarakat bukan hanya yang tinggal di kota, tetapi juga yang berada di desa harus mendapatkan pelayanan yang sama,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Ombudsman RI Rahmadi Indra mengaku terkesan setelah melihat langsung pelayanan publik di Kabupaten Jember, khususnya di sektor kesehatan.
Ia mengatakan sejak pagi dirinya mendampingi Bupati Jember mengunjungi rumah sakit, puskesmas hingga fasilitas pelayanan lainnya untuk memastikan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
“Hasil yang kami lihat cukup mengejutkan. Kondisinya sangat baik. Bahkan ini merupakan salah satu pelayanan publik yang pernah saya lihat yang benar-benar menyentuh langsung masyarakat di pedesaan,” ungkap Rahmadi.
Menurutnya, fasilitas kesehatan yang dikunjungi memiliki kualitas yang sangat baik, bahkan tidak kalah dengan sejumlah klinik swasta di Jakarta. Ia juga berdialog langsung dengan pasien yang mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan.
“Kebijakan Pemkab Jember yang menjamin pembiayaan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu menjadi langkah nyata dalam menghadirkan rasa aman bagi warga saat membutuhkan layanan kesehatan,” paparnya.
Bahkan ia menyebut Kabupaten Jember layak menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun standar pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
“Jember bisa menjadi contoh bagaimana standar pelayanan kesehatan itu dibangun. Pelayanan publik adalah ujung dari hadirnya negara bagi masyarakat,” ujarnya.
Rahmadi mengaku melihat banyak perubahan positif dibanding kunjungannya beberapa bulan sebelumnya.
Menurutnya, berbagai inovasi seperti program Homecare dan layanan kesehatan berbasis masyarakat menjadi bukti keseriusan Pemkab Jember dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.














