Berita

Wabup Madiun dr. Purnomo Hadi, Pantau Bulan Timbang Serentak 2025 di Desa Randualas

1860
×

Wabup Madiun dr. Purnomo Hadi, Pantau Bulan Timbang Serentak 2025 di Desa Randualas

Sebarkan artikel ini
Ket : Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi kepada awak media menyampaikan kegiatan bulan timbang adalah program nasional untuk memantau tumbuh kembang anak dan mencegah kasus stanting.

MADIUN, LENSANUSANTARA.CO.ID – Wakil Bupati Madiun, dr. H. Purnomo, meninjau kegiatan Monitoring Bulan Timbang Posyandu Serentak Tahun 2025 di Desa Randualas, Kecamatan Kare, pada Jumat (7/11).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk memantau tumbuh kembang anak dan mencegah kasus stunting di Kabupaten Madiun.
Di temui di lokasi oleh awak media, dr. Purnomo menjelaskan bahwa kegiatan Bulan Timbang menjadi upaya evaluasi dan pemantauan gizi anak balita dan ibu hamil di seluruh wilayah.

Example 300x600

“Program ini penting untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak-anak tidak terganggu, terutama di usia balita. Anak-anak yang tumbuh sehat akan menjadi generasi penerus yang cerdas dan berkualitas,” ujar dr. Purnomo.

BACA JUGA :
Orangtua Keluhkan Proses PPDB di SMPN 2 Dagangan Madiun, Anak Masuk Sekolah Tiba-tiba Tak Terdaftar

Ia menegaskan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara cepat dan menyeluruh, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

“Jika ditemukan anak dengan gangguan tumbuh kembang, pemerintah desa dan kabupaten harus segera bertindak agar tidak berlarut-larut,” tambahnya.

Menurut data yang disampaikannya, angka stunting di Kabupaten Madiun saat ini berada di angka 5,29%, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 19% berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024.

BACA JUGA :
Kapolres Madiun Resmikan SPPG, Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis

“Angka ini cukup baik, bahkan di Kecamatan Kare hanya sekitar 3,2%. Tapi kami tidak boleh berpuas diri. Bupati Madiun mengamanahkan agar semua pihak terus bekerja keras agar tidak ada lagi anak stunting di Kabupaten Madiun,” kata Wabup dr. Purnomo Hadi.

Upaya penurunan stunting dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, hingga kader Posyandu dan PKK.

BACA JUGA :
Kolaborasi Mahasiswa dan Pemerintah, Rakerwil BEM SI Jatim 2025 Hasilkan Rekomendasi Strategis

“Kolaborasi adalah kunci. Semua harus bergerak bersama — dari kepala desa, camat, hingga ibu-ibu PKK dan kader Posyandu — untuk memastikan anak-anak Madiun tumbuh sehat dan cerdas,” tegasnya.

Dengan kegiatan Bulan Timbang ini, pemerintah berharap seluruh balita dan ibu hamil di Kabupaten Madiun mendapatkan asupan gizi yang baik, sehingga mampu melahirkan generasi unggul dan berkualitas di masa depan