Olahraga

Ratusan Atlet Jawa – Bali Ramaikan Fighting Competition Piala Bupati Jember 2026

1932
×

Ratusan Atlet Jawa – Bali Ramaikan Fighting Competition Piala Bupati Jember 2026

Sebarkan artikel ini
Atlet Diatas Ring, Sabtu (17/1/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

JEMBER, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ratusan atlet (Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia) Pertina dari berbagai daerah di Jawa dan Bali memenuhi Gedung Nusantara Jember dalam gelaran Fighting Competition Piala Bupati Jember 2026.

Ajang ini berlangsung selama dua hari, 17–18 Januari 2026, dan menjadi salah satu kegiatan penting dalam pembinaan olahraga Kabupaten Jember, Sabtu (17/1/2026).

Example 300x600

Ketua Pertina Jember, Tedy Roni S, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertandingan, melainkan bagian dari agenda mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

BACA JUGA :
Sambut Tahun Kuda Api, Hotel 88 Jember Hadirkan Prosperity Dinner Bernuansa Otentik Imlek

“Kami sejak awal menyiapkan atlet untuk Porprov 2027 karena target Gus Bupati adalah membawa Jember masuk peringkat 10 besar,” tegas Tedy.

Tedy menambahkan bahwa peserta asal Jember mencapai 70 atlet, sementara total peserta mencapai 218 petinju dari seluruh wilayah Jawa dan Bali.

BACA JUGA :
Tata Kelola PMI Dinilai Maju, Pemkab Jember Dapat Apresiasi dari Presiden

“Pertandingan berlangsung dalam sejumlah kelas, mulai dari School Boy, Junior, Youth, Elite, hingga Kadet. Melalui kategori berjenjang tersebut, “Ia berharap dapat melakukan pemantauan potensi atlet sejak usia dini,” ujar Tedy.

Kami benar-benar mencari bibit unggul. Dari kejuaraan ini kita bisa melihat atlet yang punya peluang dan prestasi untuk diproyeksikan ke Porprov 2027. Target Jember tentu harus merebut emas.

BACA JUGA :
RSD Kalisat Jember Hadirkan Kamus Medis Madura, Permudah Komunikasi Pasien dan Tenaga Kesehatan

“Selain pembinaan atlet, Tedy juga menyampaikan harapannya agar event ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jember, utamanya dalam memperkuat sistem pembinaan cabang olahraga di bawah KONI,” pungkasnya.