Olahraga

Bupati Pamekasan Sambut Skuad Persepam, Berhasil Lolos 8 Besar Liga 4 Kapal Api Jawa Timur 2026

2711
×

Bupati Pamekasan Sambut Skuad Persepam, Berhasil Lolos 8 Besar Liga 4 Kapal Api Jawa Timur 2026

Sebarkan artikel ini

Pamekasan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Klub sepak bola asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Persepam dipastikan lolos ke babak 8 besar Liga 4 Kapal Api Jawa Timur 2026.

Kepastian itu setelah tim berjuluk Laskar Ronggosukowati tersebut meraih hasil imbang 1-1 atas Unesa FC pada laga terakhir Grup JJ di Stadion Untung Surapati, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (23/1/2026) sore.

Example 300x600

Tak pelak, keberhasilan itu mendapat sambutan meriah dari pemerintah kabupaten, suporter, pelajar, dan masyarakat secara umum saat mereka kembali ke bumi Gerbang Salam. Skuad Persepam diarak suporter hingga ke Pendopo Agung Ronggosukowati.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman yang menerima langsung skuad Ronggosukowati tersebut menyampaikan, pihaknya merasa bangga dan terharu atas capaian tersebut. Perjuangan berat yang dilakukan anak-anak membuahkan hasil maksimal.

BACA JUGA :
Usai Dilantik, Bupati Pamekasan Minta 320 PPPK Bekerja Profesional

Orang nomor satu di Pamekasan itu mengenang keberhasilan Persepam menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada periode pertama dirinya menjabat bupati.

“Pada periode pertama saya berada di pendopo, kami berhasil mengawal Persepam hingga tembus ke ISL. Saat itu namanya berubah menjadi Persepam Madura United,” ungkapnya.

Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, keberhasilan pada periode pertama itu menjadi semangat tersendiri agar Persepam kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.

“Sekarang kita lebih semangat lagi, bagaimana persiapan bisa tembus ke strata teratas, yaitu Liga 1,” tandasnya.

BACA JUGA :
Gratiskan Layanan Kesehatan Kepada Warganya Melalui Program UHC, Pemkab Pamekasan Terima Penghargaan dari Pemerintah Pusat

Pihaknya meminta maaf kepada manajemen, suporter, dan masyarakat Pamekasan lantaran tidak bisa hadir langsung mendampingi Persepam di beberapa laga akibat padatnya agenda.

“Saya mohon jangan diartikan turun semangat. Karena kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan, akhirnya saya tidak bisa hadir sama sekali,” ungkapnya.

Keberhasilan Persepam ini patut disyukuri oleh semua pihak, sebab mereka berlaga tidak membebani keuangan daerah. Oleh karena itu, ke depan adanya terobosan penggalangan dana dengan melibatkan partisipasi pengusaha lokal.

“Alhamdulillah dari awal sampai saat ini Persepam tidak pernah mengganggu kami dalam masalah dana. Saya tidak tahu persis dapat dari mana sumber dananya, kok bisa seperti ini. Insya Allah, jika sudah dipadukan dengan pengusaha-pengusaha kita, akan lebih baik lagi,” tegasnya.

BACA JUGA :
Pemkab Pamekasan Gelar Festival Musik Daul, Meriahkan Hari Jadi ke-495

Menurutnya, sepak bola memiliki makna filosofis yang penting bagi pembangunan karakter masyarakat. Sepak bola membangun sportivitas, semangat kebersamaan, dan kerja sama yang baik.

Ia pun menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pembinaan olahraga di Pamekasan, tidak hanya sepak bola, tetapi juga cabang olahraga lain yang mulai berkembang.

“Tekad kita sudah bulat. Sekali layar terkembang, pantang kembali pulang sebelum kita menang,” pungkasnya.