Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Warga Desa Gunung Anyar, Dusun Krajan, Kecamatan Tapen, Bondowoso mengeluhkan bau busuk limbah hasil aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.
Salah satu warga setempat, YG, yang rumahnya dekat dengan saluran pembuangan limbah MBG mengatakan, dirinya sudah menyampaikan keluhan bau limbah yang dialirkan menggunakan paralon plastik diselokan yang berada di depan rumahnya kepada pihak dapur SPPG sejak sekitar Oktober 2025 lalu.
“Limbah dapur MBG ini berada di depan rumah saya, yang dialirkan menggunakan paralon plastik di selokan, tapi masih ada genangan air limbah aromanya bau dan dikerubuti nyamuk,” kata YG, Sabtu (24/1/2026).
Dia menegaskan, keluhannya kepada pihak dapur SPPG Gunung Anyar awalnya ada respon dan terlihat diperbaiki oleh karyawan dapur.
“Memang dulu terlihat diperbaiki, tapi sampai saat ini masih ada limbah yang menggenang diselokan dan terkesan dibiarkan,” ucapnya.
Dia meminta tim Satgas MBG Kabupaten dan Dinas lingkungan hidup (DLH) Bondowoso meninjau lokasi.
“Kami tegaskan bahwa kami mendukung program MBG ini, namun jika ada dampak yang merugikan seperti limbah ini, kan harus ditindaklanjuti, ditertibkan agar kami yang dekat dengan dapur SPPG tidak terkena dampak kotoran, kami berharap pihak terkait bisa menindaklanjuti keluhan kami” ujarnya.
Sementara itu, Owner SPPG Gunung Anyar, Dedi mengatakan bahwa ia sudah mendapat laporan terkait hal tersebut.
“Kaitan keluhan warga, telah kami tanggapi dan telah kami perbaiki. Bilamana masih ada keluhan, kami akan terus berupaya untuk mencari solusi terbaik dan perbaiki semua kekurangan,” pungkas Dedi. (*)














