Berita

Sarasehan Penguatan Aparatur, Bupati Madiun Tegaskan Komitmen Dukung Madiun BERSAHAJA dan Indonesia Emas 2045

0
×

Sarasehan Penguatan Aparatur, Bupati Madiun Tegaskan Komitmen Dukung Madiun BERSAHAJA dan Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Ket : foto bersama Bupati Madiun beserta Muspika Kec. Saradan di acara sarasehan di RM. Orient Tarzan Saradan. (Foto : Dewi Lensa Nusantara, 12/2/2026)

MADIUN, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, menggelar sarasehan penguatan kapasitas aparatur dan sinergitas lintas sektor sebagai langkah strategis memperkuat pembangunan daerah yang selaras dengan visi nasional Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen bersama untuk menyelaraskan arah pembangunan mulai dari Indonesia Emas 2045, Nawa Bhakti Satya Provinsi Jawa Timur, hingga visi Kabupaten Madiun “Bersih, Sehat, dan Sejahtera (BERSAHAJA)”.

Example 300x600

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari kebijakan nasional.

“Keselarasan visi pusat dan daerah adalah kunci percepatan pembangunan. Saradan sebagai bagian dari Kabupaten Madiun memiliki tanggung jawab menerjemahkan visi BERSAHAJA dalam langkah nyata di tingkat kecamatan dan desa,” ujarnya.

Keselarasan Visi Pusat hingga Kecamatan
Indonesia Emas 2045 merupakan cita-cita besar bangsa dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing global. Di tingkat provinsi, Pemerintah Jawa Timur memperkuat arah pembangunan melalui program Nawa Bhakti Satya. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Madiun mengusung visi pembangunan “Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera (BERSAHAJA)” sebagai pijakan pembangunan daerah.

BACA JUGA :
Notaris Bantah Terlibat Polemik Tanah Petani di Madiun, Sertipikat Disebut Masih Aman

Bupati Hari Wuryanto juga menekankan bahwa Kecamatan Saradan memiliki posisi strategis sebagai wilayah penghubung antarprovinsi. Mayoritas masyarakatnya bergerak di sektor pertanian, perdagangan, dan UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Secara geografis, Saradan memiliki posisi vital sebagai simpul konektivitas antarwilayah. Potensi sumber daya alam yang melimpah serta budaya gotong royong yang kuat menjadi modal sosial penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saradan memiliki potensi besar. Dengan peningkatan pelayanan publik dan penguatan sektor pertanian serta UMKM, kami optimistis wilayah ini dapat berkembang lebih maju,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, dalam pidatonya juga menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas aparatur pemerintah kecamatan dan desa bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor, membangun komitmen pelayanan publik yang prima, serta menyamakan persepsi dalam mendukung visi BERSAHAJA.

BACA JUGA :
Forkopimda Kota Madiun Gelar Rakor Antisipasi Aksi Demo, Kapolres: Pelajar Jangan Terprovokasi

Aparatur pemerintah dituntut memiliki kompetensi teknis dan manajerial yang memadai, adaptif terhadap perkembangan teknologi dan regulasi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan berkelanjutan, digitalisasi pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta evaluasi kinerja secara berkala.

Pembangunan wilayah tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi aktif antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, organisasi perangkat daerah (OPD), TNI/Polri, lembaga pendidikan, dunia usaha, hingga tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
Sinergi diwujudkan melalui forum koordinasi rutin, penyelarasan program, integrasi data, serta penyelesaian persoalan secara kolaboratif.

Dalam sarasehan tersebut juga dipaparkan sejumlah tantangan pembangunan di wilayah Saradan, antara lain ego sektoral, keterbatasan sumber daya, dinamika perubahan regulasi, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik.
Sebagai solusi, pemerintah mendorong penguatan forum koordinasi lintas sektor, optimalisasi potensi lokal seperti pertanian dan UMKM, peningkatan kapasitas aparatur secara berkala, serta transparansi informasi dan komunikasi publik.

BACA JUGA :
PT KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan Sosial Rp1 Miliar Lebih di Tahun 2024

Untuk mendukung visi Kabupaten Madiun BERSAHAJA, Kecamatan Saradan memprioritaskan sejumlah program strategis, meliputi:
Pelayanan administrasi yang cepat dan transparan
Penguatan sektor pertanian dan UMKM
Peningkatan ketertiban dan keamanan wilayah
Penguatan program kesehatan dan pendidikan
Pembangunan infrastruktur serta lingkungan yang bersih
Sarasehan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam membangun Saradan yang maju, harmonis, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata terhadap terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Kami berharap seluruh elemen dapat bekerja lebih sinergis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera,” pungkasnya

Tag:
Penulis: DewiEditor: Redaksi