Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Sebuah rumah non permanen milik warga di Dusun Sumber Malang, Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, roboh akibat hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (28/2/2026). Malam tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun rumah mengalami kerusakan berat hingga ambruk total.
Kepala BPBD Jember Edi Budi Susilo, mengatakan Laporan kejadian diterima sekitar pukul 19.00 WIB. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 20.00 WIB dan tiba sekitar pukul 20.50 WIB untuk melakukan asesmen serta penanganan darurat.
“Rumah berukuran 6 x 9 meter tersebut diketahui milik Sulhan (52), yang dihuni empat jiwa. Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan deras dan angin kencang melanda wilayah tersebut, menyebabkan bangunan non permanen itu tidak mampu menahan terpaan cuaca ekstrem hingga akhirnya ambruk,” ujar Edi Minggu (29/2/2026).
Tim BPBD melakukan assessment dan penghitungan kebutuhan pascabencana (Jitupasna). Selain itu, petugas bersama relawan melakukan penutupan sementara menggunakan terpal guna melindungi perabot rumah tangga agar tidak terkena hujan.
“BPBD Kabupaten Jember juga mendistribusikan bantuan logistik berupa satu paket sembako, lauk pauk, tambahan gizi, makanan siap saji, perlengkapan makan, dua lembar terpal, paket sandang pria dan wanita, paket kebersihan, satu selimut, satu kompor, serta satu matras,” ungkapnya.
Saat ini, puing-puing rumah telah dibersihkan oleh warga bersama relawan. Korban sementara mengungsi di rumah saudaranya yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Sebagai tindak lanjut, BPBD Kabupaten Jember akan mengirimkan bantuan material bangunan berupa 750 buah batu bata dan delapan lonjor usuk untuk membantu proses pembangunan kembali rumah korban,” tambahnya.
BPBD merekomendasikan agar laporan kejadian diteruskan kepada dinas terkait guna penanganan pascabencana lebih lanjut. Selain itu, pihak desa diharapkan dapat mengoordinasikan kegiatan gotong royong bersama warga dalam upaya percepatan pemulihan.
“Penanganan kejadian ini melibatkan unsur BPBD Kabupaten Jember, relawan Rock and Roll, Relawan Kalisat, perangkat RT/RW, serta warga setempat,” tungkasnya.














