Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kedatangan pengurus DPP dan DPW Nasdem Jatim dalam lawatan Safari Ramadhan di Kabupaten Jember pada Minggu (1/3/2026) malam, tidak hanya soal pengembalian Pataka ormas Nasional Demokrat oleh KH. Syaiful Rizal atau Gus Syef.
Sejumlah pengurus PAC yang selama ini ‘tersingkirkan’ di jajaran pengurus DPD Nasdem, juga mengirimkan surat klarifikasi kepada DPP, atas surat Mosi Tidak Percaya kepada DPD Nasdem yang pernah dikirimkan sebelumnya, Senin (2/3/2026).
“Kami tadi juga menyerahkan surat konfirmasi atau klarifikasi atas tindak lanjut surat kami sebelumnya, mengenai mosi tidak percaya yang kami layangkan ke DPP, mah mumpung beliau hari ini ke Jember, kami ingin menemui dan mengirim surat menanyakan surat kami sebelumnya,” ujar Mursid mantan ketua PAC Nasdem Sumbersari Jember.
Sayangnya niat Mursid dan kawannya untuk bisa bertemu dengan Waketum DPP Nasdem H. Aan Mustopa yang juga ikut dalam rombongan Safari Ramadhan, tidak terwujud, sehingga surat tersebut diberikan kepada Ketua DPP Bidang Kaderisasi dan Politik Nining Indah Saleh.
“Saya penggennya ketemu langsung, karena saat kami komunikasi, katanya akan ditindak lanjuti, dan akan dibahas saat ke Jember, ternyata ini tadi gak ketemuu, acara Safari Ramadhan saya kira juga untuk dialog, ternyata hanya seremonial saja,” ujar Mursid.
Seperti diketahui, KH. Syaiful Rizal penerima Pataka Ormas Nasdem pertama di Jemberr, pada saat bersamaan juga menyerahkan bendera Pataka ke DPP Nasdem, dimana Pataka merupakan panji atau simbol kebanggan sebuah organisasi yang memiliki nilai tinggi.
“Kami mengembalikan bendera Pataka ormas Nasional Demokrat ke DPP, karena kami menilai, bendera tersebut sudah tidak ada artinya, padahal cikal bakal berdirinya partai Nasdem adalah ormas Nasional Demokrat, dan di Jember saya orang pertama yang menerima bendera tersebut,” ujar Gus Syef panggilan KH. Syaiful Rizal.
Gus Syef juga mengaku kecewa dengan pengurus DPD Nasdem yang menurutnya etika nya berkurang, dimana namanya masih tercantum sebagai pengurus DPD Nasdem, tapi tidak diundang dalam acara Safari Ramadhan.
“Pak Haji Marzuki (ketua DPD Nasdem Jember) pernah menyampaikan ke saya, kalau nama saya masuk dalam daftar pengurus DPD, tapi saya tidak punya SK, begitu juga di acara ini (Safari Ramadhan) saya juga tidak diundang, saya datang atas inisiatif sendiri, karena ingin ketemu pengurus DPP,” ujarnya
Sementara Jumadi Made, yang juga mantan Caleg Partai Nasdem Jember menilai, bahwa pengunduran diri sesepuh ormas Nasional Demokrat, yang notabene adalah cikal bakal berdirinya Partai Nasdem di Jember, adalah bentuk kemunduran partai.
Dirinya tidak yakin Partai Nasdem di Jember akan kembali jaya, selama tidak adanya perubahan ditubuh pengurus DPD Nasdem Jember, terlebih anak dari ketua DPD yang juga anggota dewan tersangkut kasus korupsi.
“Kami melihat, pengembalian bendera Pataka dari Gus Syef ke pengurus DPP, adalah sebuah tamparan dan peringatan, bahwa kondisi Partai Nasdem di Jember tidak sedang baik-baik saja, DPP harus bertindak, kalau ini dibiarkan, maka Partai Nasdem bisa hancur,” pungkas Jumadi.














