Pemerintahan

Bupati Jember Gus Fawait Pastikan PPPK Aman sampai 2027, Asal Kinerja Bagus

1021
×

Bupati Jember Gus Fawait Pastikan PPPK Aman sampai 2027, Asal Kinerja Bagus

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Saat Memberikan SK PPPK, Rabu (8/4/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Bupati Jember, Gus Fawait, memastikan nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember tetap aman hingga 2027.

Example 300x600

Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons kegaduhan di media sosial terkait masa depan PPPK penuh waktu maupun paruh waktu di daerah tersebut, Rabu (8/4/2026).

Gus Fawait menjamin bahwa Pemerintah Kabupaten Jember tidak akan melakukan pemberhentian atau pemutusan hubungan kerja terhadap PPPK Penuh Waktu maupun PPPK Paruh Waktu pada 2027 mendatang.

BACA JUGA :
Pengurusan Duplikat Tanah AJB Diduga Lelet, Subolo Datangi Pemkab Jember

“Keputusan ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pegawai dalam membangun daerah,” ungkap bupati pertama dari kalangan pesantren tersebut.

Meski memberikan jaminan keamanan posisi, Gus Fawait menekankan bahwa keberlangsungan kontrak tersebut sangat bergantung pada kinerja individu setiap pegawai.

“Saya pastikan tidak ada pemberhentian kepada PPPK Penuh Waktu dan PPPK Paruh Waktu tahun 2027. Jadi, santai dan tenang selama kinerjanya bagus,” ujar Gus Fawait.

BACA JUGA :
Kapolres Jember Siap Kawal Pengamanan Pemilu 2024

Dia menambahkan bahwa aturan disiplin ini tidak hanya berlaku bagi PPPK, tetapi juga bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PNS. Gus Fawait menyatakan tidak segan untuk mengambil tindakan tegas jika ditemukan pegawai yang kinerjanya tidak memenuhi standar atau buruk.

“Di tengah kebijakan beberapa daerah lain yang mungkin melakukan pengurangan atau tidak mengangkat seluruh usulan PPPK karena kendala anggaran, Jember justru mengambil langkah sebaliknya.

Gus Fawait mengatakan Jember sebagai salah satu daerah dengan jumlah pengangkatan PPPK Penuh Waktu dan PPPK Paruh Waktu terbanyak di Indonesia,” ungkapnya.

BACA JUGA :
BKPSDM Jember Gelar Bimtek Aplikasi J-Silakon dan Simpeg Tingkatkan Layanan Kepegawaian

Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Bupati Jember memastikan bahwa kondisi keuangan Jember dalam posisi yang mencukupi untuk membiayai para tenaga kerja tersebut.

“Insyaallah APBD kita cukup dan sesuai dengan ketentuan. PPPK Penuh Waktu dan PPPK Paruh Waktu tetap akan saya lanjutkan,” pungkasnya.

error: Content is protected !!