Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID — Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, memaparkan strategi penguatan peran Pramuka dalam meningkatkan literasi demokrasi di kalangan pelajar melalui wawancara pada podcast yang ditayangkan di kanal YouTube KPU Kota Sawahlunto.15/4/26.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi kepemiluan yang adaptif serta mampu menjangkau generasi muda secara lebih efektif. Podcast tersebut digelar usai pelantikan kepengurusan rintisan Saka Yogaswara KPU Sawahlunto, yang diarahkan sebagai wadah pembinaan dan edukasi demokrasi berbasis kegiatan kepramukaan.
Dalam pemaparannya, Jeffry Hibatullah menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus mitra dalam menyebarluaskan pemahaman terkait dinamika demokrasi. Menurutnya, literasi kepemiluan perlu ditanamkan sejak dini agar tumbuh secara terstruktur dan berkelanjutan.
“Pelajar tidak hanya menjadi objek sosialisasi, tetapi juga subjek yang aktif dalam menyampaikan nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Sawahlunto bersama KPU mengembangkan pendekatan sosialisasi dan pendampingan melalui kegiatan Pramuka dengan membentuk Saka Yogaswara. Program ini difokuskan pada penguatan pemahaman mengenai prinsip, proses, serta regulasi Pemilu.
Melalui inisiatif tersebut, diharapkan edukasi demokrasi dapat menjangkau lebih luas, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya pelajar, dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas di masa mendatang.(Suherman)














