Berita

Jadwal Baru Pasar Sapan Berlaku, Aktivitas Perdagangan di Sawahlunto Meningkat

0
×

Jadwal Baru Pasar Sapan Berlaku, Aktivitas Perdagangan di Sawahlunto Meningkat

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Sawahlunto resmi memberlakukan perubahan jadwal operasional Pasar Sapan dari sebelumnya setiap Rabu dan Sabtu menjadi Senin dan Kamis, mulai Kamis (16/4/2026).

Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID — Pemerintah Kota Sawahlunto resmi memberlakukan perubahan jadwal operasional Pasar Sapan dari sebelumnya setiap Rabu dan Sabtu menjadi Senin dan Kamis, mulai Kamis (16/4/2026). Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas aktivitas perdagangan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung.

BACA JUGA :
Wako Riyanda Terima Apesisto, Pastikan Pembangunan Infrastruktur Taman Silo Dilanjutkan Transparan dan Terkoordinasi

Pada hari pertama penerapan jadwal baru tersebut, suasana pasar tampak ramai dipadati masyarakat. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi, seiring meningkatnya transaksi jual beli di berbagai lapak pedagang.

Example 300x600

Sejumlah pedagang mengaku merasakan dampak positif dari perubahan jadwal ini. Mereka menyampaikan bahwa dagangan yang dibawa ke pasar banyak yang habis terjual, sehingga perputaran ekonomi menjadi lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

BACA JUGA :
Wali Kota Sawahlunto Apresiasi dan Kukuhkan Kepengurusan LUAS sebagai Mitra Strategis Pembangunan

“Kami merasa lebih ramai dari biasanya, pembeli juga banyak. Alhamdulillah dagangan banyak yang laku,” ujar salah seorang pedagang.

Pemerintah Kota Sawahlunto berharap kebijakan ini dapat terus mendorong peningkatan kesejahteraan pedagang serta menjaga stabilitas aktivitas pasar. Selain itu, perubahan jadwal ini juga diharapkan mampu memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman bagi masyarakat.

BACA JUGA :
Wali Kota Sawahlunto Terima Tim BPK Sumbar dalam Exit Meeting Pemeriksaan Awal Laporan Keuangan 2025

Ke depan, pemerintah akan terus melakukan evaluasi secara berkala guna memastikan kebijakan tersebut berjalan optimal dan berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan para pelaku pasar maupun pengunjung..
(Suherman)