Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Banyaknya kasus bullying atau perundungan di dunia pendidikan yang saat ini terjadi di berbagai Daerah, membuat keresahan tersendiri bagi masyarakat yang memiliki anak yang duduk dibangku sekolah, terutama tingkat pelajar SMA dan SMK, hal itulah yang saat ini juga menjadi sorotan utama Bupati Banjarnegara Amalia Desiana.
Berkunjung ke SMKN 1 Susukan dengan tajuk Goes to School, Bupati Amalia memberikan motivasi kepada ratusan siswa untuk saling mendukung serta menjauhi perilaku perundungan atau bullying di lingkup sekolahan.
Selain memberikan motivasi, Bupati Amalia juga menekankan kepada para siswa dan guru agar mampu menjaga lingkungan sekolah yang kondusif dan suportif, salah satunya penghentian total segala bentuk perundungan itu yang dianggap paling penting.
“Berkomunikasi lah dengan baik, ubah ejekan menjadi saran yang membangun, jangan sampai jempol atau perkataan kita membuat orang lain putus semangat atau merasa tersakiti,” pesan Bupati, Jumat, (8/5/2026).
Bupati juga memberikan peringatan keras terkait dampak buruk perundungan dan menyoroti kasus-kasus bullying yang terjadi di daerah lain, dirinya mencotohkan kasus di mana seorang anak nekat mengakhiri hidup akibat kata-kata menyakitkan dari teman sebaya.
“Kepada anak-anak SMKN 1 Susukan saya ingin semua bisa menjaga jempol kota masing-masing di media sosial dan berhenti memberikan komentar negatif yang bisa mematahkan semangat orang lain,” harap Bupati Amalia.
Bupati yang datang membawa baju batik berkerudung hitam itu juga mengutarakan, salah satu kunci sukses adalah selalu berpikir positif dan tidak mudah iri atas keberhasilan orang lain. Menurutnya keberhasilan seseorang seharusnya bisa menjadi contoh dan penyemangat bagi diri sendiri untuk melakukan hal yang sama, bukan menimbulkan niat untuk menjatuhkan.
“Bagaimana mau sukses kalau kesehariannya selalu berpikir negatif atau menyakiti orang lain, teruslah berpikir positif dan semangat dalam menggapai cita-cita,” tegas Bupati.
Dalam kunjungannya ke SMKN 1 Susukan, Bupati juga secara khusus memberikan apresiasi kepada dua siswa bernama Lindan Tri Saputra dan Vanda Dwi Aprilianto yang beberapa waktu lalu telah berhasil menemukan celah keamanan di sistem NASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat) hanya dengan bermodalkan perangkat telepon seluler.
”Ini membuktikan tidak ada yang tidak mungkin, saya harap teman-teman yang lain tidak julit, tapi justru menjadikan ini contoh dan saling mendukung,” tutur Bupati.
Tidak hanya memberikan sebuah apresiasi, kedua siswa SMKN 1 Susukan tersebut juga diberikan laptop sebagai bentuk apresiasi atas prestasi tingkat dunia yang telah diraih.
“Gunakan laptop ini dengan sebaik-baiknya, semoga bisa mendukung dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh Lindan dan Vanda,” pungkas Bupati. (Gunawan).














